Showing posts with label pesawat udara. Show all posts
Showing posts with label pesawat udara. Show all posts

Pemandu Lalu Lintas Udara (Air Traffic Controller)

ATC atau Air Traffic Controller merupakan pengatur lalu lintas udara yang tugas utamanya mencegah pesawat terlalu dekat satu sama lain dan menghindarkan dari tabrakan (making separation). Selain tugas separation, ATC juga bertugas mengatur kelancaran arus traffic (traffic flow), membantu pilot dalam menghandle emergency/darurat, dan memberikan informasi yang dibutuhkan pilot (weather information atau informasi cuaca, traffic information, navigation information, dll). ATC adalah rekan dekat seorang Pilot disamping unit lainnya, peran ATC sangat besar dalam tercapainya tujuan penerbangan. Semua aktifitas pesawat di dalam area pergerakan diharuskan mendapat izin terlebih dahulu melalui ATC, yang nantinya ATC akan memberikan informasi, insturksi, clearance/izin kepada Pilot sehingga tercapai tujuan keselamatan penerbangan, semua komunikasi itu dilakukan dengan peralatan yang sesuai dan memenuhi aturan.

ATC Tower Bandara Soetta
Berikut ini adalah tujuan pelayanan lalulintas udara yang diberikan oleh ATC berdasarkan Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil (PKPS) bagian 170 atau sering disebut dengan istilah 5 objective of ATS dalam ICAO dokumen ANNEX 11 tentang Air Traffic Service:

* Mencegah Tabrakan antar pesawat.
* Mencegah Tabrakan antar pesawat di area pergerakan rintangan di area tersebut.
* Mempercepat dan mempertahankan pergerakan Lalu Lintas udara.
* Memberikan saran dan informasi yang berguna untuk keselamatan dan efisiensi pengaturan lalu lintas udara.
* Memberitahukan kepada organisasi yang berwenang dalam pencarian pesawat yang memerlukan pencarian dan pertolongan sesuai dengan organisasi yang di persyaratkan.

Biasanya Pengaturan lalu-lintas udara dilakukan di atas menara (Tower), agar dapat melihat dengan jelas keadaan landas pacu (runway).


Pesawat-Pesawat Dengan kecepatan Supersonik

Bell X-1
Bell-X1, awalnya XS-1 adalah pesawat terbang pertama yang melampaui kecepatan suara. Dia merupakan X-plane pertama, satu seri pesawat yang dirancang untuk pengetesan teknologi baru dan biasanya sangat dirahasiakan. X-1 #46-062, nicknamed "Glamorous Glennis". Pada 14 Oktober 1947, Chuck Yeager dari United States Air Force menerbangkan pesawat #46-062, yang dia namakan 'Glamorous Glennis', atas istrinya. Pesawat ditenagai roket tersebut diluncurkan dari perut pesawat Boeing B-29 Superfortress yang telah dimodifikasi. Pesawat #46-602 adalah model yang sekarang dipamerkan di atrium utama di National Air and Space Museum di Washington, DC, berdampingan dengan Spirit of St. Louis dan SpaceShipOne.

Bell-X1, awalnya XS-1,  X-1 #46-062, nicknamed "Glamorous Glennis"



Concorde
Concorde adalah sebuah pesawat terbang supersonik yang merupakan satu dari dua jenis pesawat penumpang supersonik yang pernah melayani jalur transportasi secara komersial. Pesawat supersonik lainnya tersebut adalah Tupolev Tu-144 milik Rusia yang juga ditengarai adalah hasil spionase dari Concorde. Concorde memiliki kecepatan jelajah 2,04 Mach (kecepatan suara) dan ketinggian terbang hingga 60.000 kaki (17.700 meter) dengan konfigurasi sayap delta dan evolusi mesin yang dilengkapi dengan mesin jet afterburner awalnya dikembangkan untuk pesawat pengebom strategis (bomber) Avro Vulcan.Penerbangan komersial yang dioperasikan oleh British Airways dan Air France ini dimulai pada 21 Januari 1976 dan berakhir pada 24 Oktober 2003, dengan penerbangan terakhir pada 26 November tahun yang sama.

Concorde



TU-144
Tupolev Tu-144 (nama pengenalan NATO: "Charger'") adalah sebuah dari dua buah pesawat penumpang berkelajuan supersonik (SST) yang digunakan dalam perkhidmatan komersial, bersama-sama dengan pesawat Concorde. Pesawat ini dibina di bawah pengawasan Alexei Tupolev dari biro rekabentuk Tupolev di Kesatuan Soviet.
Tu-144 menyerupai dengan pesawat Aérospatiale / British Aircraft Corporation Concorde. Ia dibangunkan pada waktu yang sama, dan terdapat banyak tuduhan mengatakan perisik Soviet telah memainkan peranan penting, memberi nama gelaran Tu-144 dengan nama "Konkordski" atau "Concordski". Tu-144 menjadi satu-satunya perusahaan pesawat penumpang komersial supersonik yang dibangunkan oleh Tupolev, di mana kebanyakan pesawat supersonik besar yang lain dibina berdasarkan spesifikasi tentera. Kesemua pesawat ini mendapat manfaat dari input saintifik dan teknikal dari TsAGI, Institut Aerohidrodinamik Pusat. McDonnell Douglas, Lockheed dan Boeing merupakan tiga buah pengeluar lain yang cuba untuk merekabentuk pesawat penumpang SST untuk pasaran Amerika Syarikat pada tahun 1960-an, tetapi tidak berjaya.


Tupolev Tu-144



Lockheed L-2000
Lockheed L-2000 adalah pesawat supersonik rancangan Lockheed Corporation dalam kompetisi yang didanai pemerintah untuk membangun transportasi supersonik pertama Amerika Serikat '(SST) pada tahun 1960. L-2000 kehilangan kontrak dengan Boeing 2707, tetapi desain keduanya bersaing dan akhirnya dibatalkan karena alasan politik, lingkungan dan ekonomi.

Pada tahun 1961, Presiden John F. Kennedy berkomitmen untuk subsidi 75% dari pengembangan pesawat komersial untuk bersaing dengan Concorde. Direktur Federal Aviation Administration (FAA), Najeeb Halaby, terpilih untuk memperbaiki desain Concorde daripada bersaing head-to-head dengan pesawat Boeing 2707. SST, yang mungkin telah mewakili kemajuan yang signifikan atas Concorde, pesawat ini dimaksudkan untuk membawa 250 penumpang (dalam jumlah besar pada waktu itu), terbang di Mach 2,7-3,0, dan memiliki jangkauan dari 4.000 nm (7.400 km).

Program ini diluncurkan pada tanggal 5 Juni 1963, dan FAA memperkirakan bahwa pada tahun 1990 akan ada pasar untuk 500 SST. Boeing, Lockheed dan Amerika Utara menanggapi secara resmi. Desain Amerika Utara itu segera ditolak, namun desain Boeing dan Lockheed dipilih untuk studi lebih lanjut.


Lockheed L-2000



Boeing 2707 
Boeing 2707 dikembangkan sebagai pesawat supersonik pertama Amerika (SST). Setelah memenangkan sebuah kompetisi untuk kontrak yang didanai pemerintah untuk membangun SST Amerika, Boeing memulai pembangunan di fasilitas di Seattle, Washington.Tetapi Produksi pesawat ini dibatalkan. sedikitnya biaya dan kurangnya pemasaran menyebabkan pembatalan produksi pada tahun 1971.

Boeing 2707

Komponen Utama Pesawat Terbang

Komponen Utama Pesawat Terbang
Bagaimana pesawat udara dapat terbang?

Secara kodrati manusia diciptakan untuk hidup di darat. Namun, burung-burung yang dapat terbang bebas di angkasa telah memberi inspirasi bagi manusia untuk menjelajah lebih jauh dari habitatnya. Pada awalnya manusia menganggap bahwa untuk bisa terbang maka kita harus melakukannya sebagaimana burung terbang. Orang sekaliber Leonardo da Vinci pun ikut terbawa oleh euforia impian terbang. Da Vinci pernah manciptakan suatu desain mesin terbang yang disebut ornitopter, meskipun akhirnya bukan alat yang berhasil membuat manusia dapat terbang. Sebelum desainnya direalisasikan, ia segera meyadari bahwa tidak mungkin manusia -dengan tenaga yang dimilikinya- bisa melakukan pengendalian, mengepakkan sayap, dan navigasi dalam waktu bersamaan.

Sekitar 1500 tahun yang lalu da Vinci telah mengemukakan bahwa untuk bisa terbang cukuplah dilakukan dengan sayap tetap dan memberinya gaya dorong. Hal ini didasari dari hasil pengamatannya dari teknik burung untuk terbang. Menurutnya, sayap burung terdiri dari dua bagian yang memiliki fungsi masing-masing. Bagian pangkal sayap burung yang relatif tetap (fixed) berfungsi membangkitkan gaya angkat. Sedangkan bagian ujung sayap burung berfungsi untuk mengepak dan membangkitkan gaya dorong. Separasi gaya menjadi gaya angkat dan gaya dorong inilah yang sampai sekarang dipakai untuk menciptakan mesin terbang.

Lalu bagaimana pesawat udara dapat terbang? Pada dasarnya, sayap lah yang memberi gaya angkat yang dibutuhkan untuk terbang, sedangkan engine hanya memberi gaya dorong (thrust) untuk bengerak maju. Jadi, kesimpulan mudahnya adalah bahwa pesawat udara (bukan pesawat antarikasa) dapat terbang karena memiliki sayap.

Lalu, bagaimana gaya angkat (lift) dapat terbangkit di sayap? Secara mudah dapat dijelaskan bahwa gaya angkat terbangkitkan karena ada perbedaan tekanan di permukaan atas dan permukaan bawah sayap. Singkatnya, gaya angkat akan ada jika tekanan dibawah permukaan sayap lebih tinggi dari tekanan diatas permukaan sayap. Perbedaan tekanan ini dapat terjadi karena perbedaan kecepatan aliran udara diatas dan dibawah permukaan sayap.

Pesawat terbang yang lebih berat dari udara diterbangkan pertama kali oleh Wright Bersaudara (Orville Wright dan Wilbur Wright) dengan menggunakan pesawat rancangan sendiri yang dinamakan Flyer yang diluncurkan pada tahun 1903 di Amerika Serikat.

Komponen Utama Pesawat Terbang
Karakter utama dari sebuah pesawat terbang ditentukan oleh tujuan awal rancangannya. Kebanyakan struktur pesawat terdiri dari fuselage (badan pesawat), sayap, empennage (bagian belakang), roda pendaratan, dan mesin.

1. Fuselage

Fuselage adalah kabin dan atau kokpit, yang berisi kursi untuk penumpangnya dan pengendali pesawat. Uselage juga bisa terdiri dari ruang kargo dan titik-titik penghubung bagi komponen utama pesawat yang lainnya. Kekuatan dan kepadatan didapat dari pengelasan tabung-tabung secara bersama yang membentuk bangun segitiga yang disebut trusses. 

Komponen Utama Pesawat Terbang

Karena tidak ada kerangka maka kulit haruslah cukup kuat untuk menjaga kepadatan/kekuatan fuselage. Jadi, masalah yang cukup penting dalam konstruksi monocoque adalah menjaga konstruksi agar cukup kuat sementara berat juga harus diperhatikan agar tidak melebihi batasan. Bagian utama dari fuselage termasuk titik sambungan sayap dan sebuah firewall.

Komponen Utama Pesawat Terbang

Pada pesawat bermesin tunggal, mesinnya biasanya disambungkan di depan fuselage. Ada pembatas tahan-api di antara bagian belakang mesin dengan kokpit atau kabin untuk melindungi penerbang dan penumpangnya dari api akibat kecelakaan. Pembatas inilah yang disebut dengan firewall dan biasanya dibuat dari material tahan panas seperti baja.

2. Wing

Sayap adalah airfoil yang disambungkan di masing-masing sisi fuselage dan merupakan permukaan yang mengangkat pesawat di udara. Bagaimana sayap dapat membuat gaya angkat (lift). Sayap dapat dipasang di posisi atas (high-wing), tengah atau bawah dari fuselage.

Komponen Utama Pesawat Terbang, sayap

Banyak pesawat dengan sayap di atas (high-wing) mempunyai tiang penahan di luar atau disebut dengan wing-strut yang menyerap beban penerbangan dan pendaratan dari strut ke struktur fuselage. Beberapa high-wing dan sebagian besar low-wing mempunyai rancangan full-cantilever yang dirancang untuk menahan beban tanpa tambahan strut di luarnya.

Komponen Utama Pesawat Terbang, wing

Di sisi belakang atau trailing edge dari sayap, ada 2 tipe permukaan pengendali (control surface) yang disebut aileron dan flap. Aileron (kemudi guling) biasanya dimulai dari tengah-tengah sayap ke ujung luar sayap (wingtip) dan bekerja dengan gerakan yang berlawanan untuk membuat gaya aerodinamis yang membuat pesawat untuk berguling ke kiri atau ke kanan. Sedangkan flap biasanya dari dekat fuselage ke arah luar sampai tengah-tengah sayap. Flap biasanya sama rata dengan permukaan sayap pada waktu pesawat sedang menjelajah. Pada waktu diturunkan, flap bergerak dengan arah yang sama ke bawah untuk menambah gaya angkat sayap pada waktu lepas landas dan mendarat.

3. EMPENNAGE

Empennage terdiri dari seluruh ekor pesawat, termasuk permukaan yang tetap/diam seperti vertical stabilizer dan horizontal stabilizer. Sedangkan permukaan yang bergerak termasuk rudder, elevator, dan satu atau lebih trim tab.

EMPENNAGE

Tipe kedua dari rancangan empennage tidak membutuhkan elevator. Tapi merupakan satu kesatuan dari horizontal stabilizer yang dapat berputar di pusat engselnya.

Tipe ini disebut stabilator dan digerakkan dengan menggunakan batang kemudi, seperti halnya jika kita menggerakkan elevator. Sebagai contoh, jika kita menarik batang kemudi, maka stabilator akan berputar sehingga bagian belakang (trailing edge) akan terangkat. Hal ini menyebabkan beban aerodinamis di ekor dan menyebabkan hidung pesawat bergerak naik. Stabilator mempunyai anti-servo tab yang terpasang di trailing edge.

Anti-servo tab bergerak dengan gerakan yang sama dengan trailing edge dari stabilator . Anti-servo tab juga berfngsi sebagai trim tab untuk mengurangi beban tekanan pada kemudi dan membantu stabilator untuk tetap pada posisi yang diinginkan.

Komponen Utama Pesawat Terbang


4. Landing Gear

Komponen Utama Pesawat Terbang

Landing gear/ roda pesawat adalah penopang utama pesawat pada waktu parkir, taxi (bergerak di darat), lepas landas atau pada waktu mendarat. Landing gear terdiri dari 3 roda, dua roda utama dan roda ketiga yang bisa berada di depan atau di belakang pesawat. Landing gear yang memakai roda dibelakang disebut conventional wheel. Jika roda ketiga bertempat di hidung pesawat, ini disebut nosewheel, dan rancangannya disebut tricycle gear. Nosewheel atau tailwheel yang dapat dikemudikan membuat pesawat dapat dikendalikan pada waktu beroperasi di darat.

5. Power Plant
power plant

Power plant biasanya termasuk mesin dan baling-baling. Fungsi utama dari mesin adalah menyediakan tenaga untuk memutar baling-baling. Mesin juga menghasilkan tenaga listrik, sumber vakum untuk beberapa instrumen pesawat, dan di sebagian besar pesawat bermesin tunggal, menyediakan pemanas untuk penerbang dan penumpangnya. Mesin ditutup oleh cowling atau di beberapa pesawat dikelilingi oleh nacelle. Maksud dari cowling atau nacelle adalah untuk membuat streamline aliran udara yang mengalir di sekitar mesin dan membantu mendinginkan mesin dengan mengalirkan udara di sekitar silinder. Baling-baling, yang terpasang di depan mesin, mengubah putaran mesin menjadi gaya yang bergerak ke depan yang disebut thrust yang membantu menggerakkan pesawat melewati udara.