Showing posts with label amerika. Show all posts
Showing posts with label amerika. Show all posts

Chevrolet Equinox Mobil Militer Berbahan Bakar Hidrogen


Kendaraan militer terkenal boros bahan bakar dan tidak ramah lingkungan. Tapi di tangan General Motors, mobil militer berhasil diubah menjadi kendaraan yang irit dan ramah lingkungan.


Produsen mobil asal Amerika Serikat ini membuat armada kendaraan militer pertama di dunia yang digerakkan oleh bahan bakar fuel-cel hidrogen. Ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan minyak bumi.


Chevrolet Equinox berbahan bakar hydrogen fuel-cell pertama kali diperkenalkan pada tahun 2006 lalu. Mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) ini dapat dijalankan hingga 320 km untuk sekali pengisian, dan dapat diisi ulang hanya dalam waktu lima menit.


Hebatnya, Chevrolet Equinox ini tidak menghasilkan emisi apapun selain tetesan air murni yang menetes dari pipa knalpotnya.


Kendaraan ini sangat baik untuk mengurangi penggunaan energi minyak bumi, dan memperkuat kemandirian energi.

Source:
http://www.worldcarfans.com

WikiLeaks: Facebook Mesin Spionase AS


 Pendiri situs pembocor rahasia WikiLeaks, Julian Assange, ternyata tak mempercayai jejaring sosial. Dia bahkan mengatakan bahwa Facebook dan Twitter bukan alat yang bisa berguna untuk melangsungkan 'revolusi politik'.
Seperti dilansir situs Silicon Alley Insider, dalam sebuah wawancaranya dengan situs RT, Assange tegas-tegas mengatakan Facebook adalah "mesin mata-mata menakutkan yang pernah ditemukan". 
"Facebook adalah database tentang orang yang paling komprehensif, lengkap dengan rekan-rekan mereka, nama-nama mereka, lokasi-lokasi mereka, serta komunikasi terhadap masing-masing mereka," ujar Assange.
Semuanya, Assange menambahkan, bisa diakses oleh agen intelijen AS. Sebab, kata Assange lagi, Facebook, Google, Yahoo, semua organisasi papan atas itu, membuat situs mereka dengan antarmuka yang bisa digunakan oleh intelijen AS.
"Sekarang, apakah berarti Facebook memang dijalankan oleh intelijen AS? Tidak, tidak seperti itu, Tapi sederhananya, intelijen AS mampu melakukan tekanan politik maupun hukum kepada mereka," kata Assange.
Jadi, setiap kali kita menambahkan seseorang ke dalam daftar teman, kata Assange, kita mempermudah pekerjaan intelijen AS dalam membangun database yang lengkap, dengan gratis.
"Sangat mahal untuk mereka (intelijen AS) untuk merekam data setiap orang satu per satu, jadi mereka membuat agar proses ini dilakukan secara otomatis." 

Pesawat Tempur Amerika Dikemudikan Dengan Mouse

Umumnya, untuk menerbangkan pesawat militer berteknologi terkini, para penerbang harus memiliki kemampuan dan pengetahuan khusus yang tinggi agar dapat memaksimalkan seluruh kemampuan pesawat tempur yang ia tunggangi.

Belakangan, sistem tak berawak telah membebaskan pilot dari kewajiban mengendarai pesawat dan melakukan misi tempur berbahaya walau pilot dengan kemampuan tertentu tetap harus berada di kemudi, meski dari jarak jauh.

Namun itu akan segera berakhir. Sistem pesawat tempur eksperimen yang sedang dikembangkan angkatan laut AS bersama Northrop Grumman yakni X-47B tidak akan dikemudikan oleh pilot dari jarak jauh. Ia hampir seluruhnya diterbangkan secara otomatis.

Keterlibatan manusia tidak lagi menggunakan kokpit jarak jauh, cukup hanya sebatas mengklik pada mouse saja.

"X-47B akan dipiloti tidak oleh manusia dalam kokpit jarak jauh, melainkan oleh 3,4 juta baris kode program," kata Janis Pamiljans, Vice President Northrop yang menangani teknologi Unmanned Combat Air System Demonstration, seperti dikutip dari Wired.

Pamiljans menyebutkan, fungsi-fungsi lainnya bisa ditangani oleh personel yang bukan pilot karena mereka hanya perlu sekali klik mouse untuk menyalakan mesin, satu klik untuk memacu pesawat, satu klik untuk tinggal landas, dan lain-lain.

Namun demikian, menurut Jaime Engdahl, seorang kapten pilot penerbang angkatan laut menyatakan, ada satu hal yang perlu dipelajari lebih lanjut yakni mendaratkan pesawat di kapal induk yang sedang berlayar di laut. "Pendaratan seperti ini sangat spesial dan sangat spesifik. Untuk itu aspek otomatis pada pesawat ini harus disesuaikan dengan tiap kondisi," ucapnya.

Hal lain yang juga perlu diuji coba secara mendalam adalah seputar persenjataan. Sebagai informasi, pesawat ini mampu membawa senjata dengan bobot hingga 2,25 ton. Padahal, kata Engdahl, pesawat ini menggunakan autopilot selama 100 persen durasi penerbangan.

Mengapa Amerika Disebut Negara "Paman Sam"?

Mengapa Amerika Disebut Negara "Paman Sam"?
Poster yang di buat oleh James Montgomery untuk keperluan recruitmen tentara pada perang dunia pertama, dengan kalimat yang di tulis besar “I WANT YOU,” menjadi salah satu poster terkenal yang mewakili karakter yang saat itu di kenal sebagai Uncle Sam. Gambaran pertama mengenai karakter Uncle Sam muncul pada sebuah kartun politik yang terbit pada tahun 1832.

Kongres Amerika mengadopsi karakter Uncle Sam sebagai simbol nasional pada tahun1961 dan menetapkan nama Samuel Wilson di belakang timbulnya inspirasi simbol tersebut. Samuel Wilson adalah seorang bisnisman dari New York yang juga di kenal sebagai Uncle Sam, biasa menandai barang kirimannya selama perang tahun 1812 dengan inisial United States, U.S. Peristiwa ini secara kebetulan memunculkan penggunaan nama Uncle Sam untuk menyebut pemerintah Amerika.


Selanjutnya, gambaran tokoh Uncle Sam berkembang. Pada abad 20, figure uncle Sam sering di gambarkan sebagai laki-laki dengan topi tinggi, jas berekor, gambar bintang dan garis seperti pada bendera Amerika.

Gambaran profile uncle Sam sebagai seorang Yankee kurus muncul setelah pementasan drama yang berjudul The Contrast oleh Royall Tyler pada tahun 1887.


Selanjutnya karakter Uncle Sam sering di pakai untuk kartun dan poster yang menyangkut isu politik dan nasionalisme bangsa Amerika. 

Artikel lain yang mungkin Anda sukai:
Apa itu Kpop dan Mengapa Digandrungi?Daftar 10 Universitas Terbaik Dunia 2012Gangnam style mendadak populerFakta Mengerikan Seputar Perjalanan ke Ruang AngkasaAsal Muasal Nama-nama Raksasa TI DuniaHal-Hal Unik di DuniaHewan-Hewan Unik yang Menginspirasi ManusiaTahukah Anda Jika Jantung Paus Biru Seberat 600 Kilogram

Profesor Termuda AS Ternyata Orang Asli Indonesia

Nelson Tansu, Profesor Termuda AS Ternyata Orang Asli Indonesia
Nelson Tansu meraih gelar Profesor di bidang Electrical Engineering di Amerika sebelum berusia 30 tahun. Karena last name-nya mirip nama Jepang, banyak petinggi Jepang yang mengajaknya “pulang ke Jepang” untuk membangun Jepang. Tapi Prof. Tansu mengatakan kalau dia adalah pemegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila. Namun demikian, ia belum mau pulang ke Indonesia . Kenapa?

Nelson Tansu lahir di Medan , 20 October 1977. Lulusan terbaik dari SMA Sutomo 1 Medan. Pernah menjadi finalis team Indonesia di Olimpiade Fisika. Meraih gelar Sarjana dari Wisconsin University pada bidang Applied Mathematics, Electrical Engineering and Physics (AMEP) yang ditempuhnya hanya dalam 2 tahun 9 bulan, dan dengan predikat Summa Cum Laude. Kemudian meraih gelar Master pada bidang yang sama, dan meraih gelar Doktor (Ph.D) di bidang Electrical Engineering pada usia 26 tahun. Ia mengaku orang tuanya hanya membiayai-nya hingga sarjana saja. Selebihnya, ia dapat dari beasiswa hingga meraih gelar Doktorat. Dia juga merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi Profesor di Lehigh University tempatnya bekerja sekarang.

Thesis Doktorat-nya mendapat award sebagai “The 2003 Harold A. Peterson Best ECE Research Paper Award” mengalahkan 300 thesis Doktorat lainnya. Secara total, ia sudah menerima 11 scientific award di tingkat internasional, sudah mempublikasikan lebih 80 karya di berbagai journal internasional dan saat ini adalah visiting professor di 18 perguruan tinggi dan institusi riset. Ia juga aktif diundang sebagai pembicara di berbagai even internasional di Amerika, Kanada, Eropa dan Asia.

Karena namanya mirip dengan bekas Perdana Menteri Turki, Tansu Ciller, dan juga mirip nama Jepang, Tansu, maka pihak Turki dan Jepang banyak yang mencoba membajaknya untuk “pulang”. Tapi dia selalu menjelaskan kalau dia adalah orang Indonesia. Hingga kini ia tetap memegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila dan tidak menjadi warga negara Amerika Serikat. Ia cinta Indonesia katanya. Tetapi, melihat atmosfir riset yang sangat mendukung di Amerika, ia menyatakan belum mau pulang dan bekerja di Indonesia. Bukan apa-apa, harus kita akui bahwa Indonesia terlalu kecil untuk ilmuwan sekaliber Prof. Nelson Tansu.

Ia juga menyatakan bahwa di Amerika, ilmuwan dan dosen adalah profesi yang sangat dihormati di masyarakat. Ia tidak melihat hal demikian di Indonesia. Ia menyatatakan bahwa penghargaan bagi ilmuwan dan dosen di Indonesia adalah rendah. Lihat saja penghasilan yang didapat dari kampus. Tidak cukup untuk membiayai keluarga si peneliti/dosen. Akibatnya, seorang dosen harus mengambil pekerjaan lain, sebagai konsultan di sektor swasta, mengajar di banyak perguruan tinggi, dan sebagainya. Dengan demikian, seorang dosen tidak punya waktu lagi untuk melakukan riset dan membuat publikasi ilmiah. Bagaimana perguruan tinggi Indonesia bisa dikenal di luar negeri jika tidak pernah menghasilkan publikasi ilmiah secara internasional?

Prof. Tansu juga menjelaskan kalau di US atau Singapore, gaji seorang profesor adalah 18-30 kali lipat lebih dari gaji professor di Indonesia. Sementara, biaya hidup di Indonesia cuma lebih murah 3 kali saja. Maka itu, ia mengatakan adalah sangat wajar jika seorang profesor lebih memilih untuk tidak bekerja di Indonesia. Panggilan seorang profesor atau dosen adalah untuk meneliti dan membuat publikasi ilmiah, tapi bagaimana mungkin bisa ia lakukan jika ia sendiri sibuk “cari makan”.

Yellowstone, Taman Nasional Pertama di Dunia

Yellowstone, Taman Nasional Pertama di Dunia
Apakah Anda sering berlibur ke Amerika, cobalah mampir ke negara bagian Wyoming karena di sana terdapat Taman Nasional Yellowstone yang merupakan taman nasional pertama di dunia bagi banyak satwa liar dan air terjun Old Faithful.
Inilah (Old Faithful) keajaiban yang paling disukai pengunjung. Air besar terus turun dan membasahi bebatuan yang ada di bawahnya melalui celah seperti aliran sungai. Tapi jangan abaikan juga 300 air terjun menarik lainnya di kawasan ini.
Yellowstone, Taman Nasional Pertama di Dunia
Biasanya saat berkunjung ke sini, orang-orang hanya bisa menghabiskan waktunya selama enam jam di dalam mobil. Tapi lewat program Lehman Adventures, Anda bisa mendaki ke pegunungan Rockies, bersepeda dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.
Setelah satu jam wisata di Taman Yellowstone, Anda pun bisa bersantai di tempat makan Chico Hot Springs Resort & Day Spa sambil minum anggur merah dan menyantap ikan segar. Sedangkan untuk anak-anak biasanya memilih pizza di tepi kolam renang.
Yellowstone, Taman Nasional Pertama di Dunia
Bukan hanya alam yang dipamerkan di tempat ini, pedagang pakaian eceran pun bisa Anda temukan di kawasan The Cowboys. Sementara itu di Taman Yellowstone juga ada 320 Guest Ranch yang merupakan sebuah pondok kayu yang nyaman bagi kehidupan seorang koboi sejati.
Ada kegiatan lain yang harus Anda telusuri, seperti Sungai Hyalite di Arch Falls dan bersepeda menuruni Lembah Gallatin.
Bagi Anda yang ingin mendapat informasi perjalanan ke Taman Yellowstone, bisa cek di www.austinlehman.com. Perjalanan ini akan memakan waktu selama 6 hari (selama di bulan Juni-Agustus) dengan biaya sebesar Rp18 juta per orang dewasa dan Rp15 juta per anak.
Yellowstone, Taman Nasional Pertama di Dunia
Taman Nasional Yellowstone didirikan oleh Kongres AS dan diresmikan oleh Presiden Ulysses S. Grant pada tanggal 1 Maret 1872. Taman nasional ini berada di wilayah yang luas hingga ke Montana dan Idaho.