Showing posts with label apache. Show all posts
Showing posts with label apache. Show all posts

Langkah-langkah belajar PHP bagi pemula

Langkah-langkah belajar PHP bagi pemula, algoritma, apache, coding, javascript, MySQL, pemrograman, programing

Berawal dari pertanyaan seorang teman mengenai bagaimana belajar PHP, dan berhubung saya bukan master PHP..... :), maka saya sunting beberapa langkah-langkah dibawah ini dari Riyogarta.com yang mempunyai pertanyaan yang sama sebagai panduan untuk mempelajari PHP bagi pemula, yang posting aslinya dapat dilihat disini.
Catatan: database yang digunakan adalah MySQL.
  1. PHP sebagai server side scripting secara umum digunakan untuk membuat situs dinamis atau aplikasi berbasis web. Jadi langkah awal untuk mempelajari PHP adalah menguasai HTML terlebih dahulu. Tanpa penguasaan HTML dasar, rasanya PHP kurang bermanfaat untuk dipelajari.Links untuk belajar HTML
  2. PHP adalah bahasa pemrograman, artinya untuk menguasai PHP haruslah mengerti algoritma. Minimal yang harus diketahui untuk hal ini adalah apa dan bagaimana menggunakan variable, kondisi atau pencabangan, perulangan dan sub-rutin untuk menyelesaikan suatu masalah. Saat ini sudah banyak buku yang membahas mengenai algoritma dan pemrograman, silakan cari dan pilih sendiri.
  3. Install ApachePHP dan MySQL pada PC Anda. Saya menyarankan untuk tidak menggunakan installer yang instant (seperti PHPTriad,Wampservere-novative dsb), tetapi lebih baik belajar dan mencoba menginstallnya satu demi satu diawali dari Apache, lalu PHP dan MySQL.Link panduan menginstal Apache, PHP dan MySQL
  4. Setelah langkah 1 & 2 sudah dipelajari dan sudah dimengerti (meskipun hanya sedikit) dan langkah 3 sudah bisa Anda lalui. Langkah berikutnya adalah mempelajari sintaks-sintaks dari PHP dan Anda wajib memiliki atau mendownload file Help PHP.Link untuk belajar PHP
  5. Coba untuk membuat form isian sederhana menggunakan PHP beserta HTML yang telah dikuasai. Lalu, tambahkan fitur validasi untuk beberapa atau semua data sehingga tidak boleh kosong saat submit ditekan.Links Tutorial membuat form
  6. Pelajari juga teknik session dan atau cookies. Ini penting dan sangat sering digunakan dalam pembuatan situs dinamis atau aplikasi berbasi web. Pada langkah ini, minimal Anda bisa membuat halaman login dengan user dan password yang masih ditulis secara hardcode dalam script.Links tutorial session dan cookies
  7. Langkah berikutnya adalah mempelajar seluk beluk mengenai database seperti apa itu database, table, record, field dsb. Download dan pergunakan phpMyAdmin untuk mencoba membuat database, table dan field-fieldnya.
  8. Pelajari SQL khusus untuk empat perintah dasar yaitu SELECT, INSERT, UPDATE dan DELETE. Perintah SELECT adalah perintah SQL yang paling kompleks karena meliputi klausa JOIN (INNER/OUTER), WHERE, GROUP BY, HAVING, ORDER BY dan LIMIT (limit adalah klausa yang diperkenalkan MySQL).Link tutorial SQL
  9. Setelah perintah SQL bisa Anda mengerti (syukur-syukur menguasai), maka pelajari bagaimana PHP berinteraksi dengan MySQL. Pada langkah ini, Anda diharuskan menguasai fungsi-fungsi wajib sehubungan dengan MySQL, yaitu mysql_connect_db, mysql_select_db, mysql_query dan mysql_fetch_object / mysql_fetch_array.Download Help MySQL.
  10. Sampai disini, coba untuk membuat script sederhana untuk input data menggunakan form. Data yang diinput melalui form disimpan dalam database (INSERT). Lalu buat juga script untuk menampilkan data-data yang telah tersimpan dalam database (SELECT). Selanjutnya, buat fasilitas untuk mmenghapus (DELETE) dan mengedit data (UPDATE).
  11. Coba membuat halaman login dimana user dan passwordnya dibaca dari database
  12. Coba gabungkan karya nomor 10 dan 11 sehingga hanya mereka yang login saja yang bisa menghapus/mengedit data.
  13. Sampai disini, Anda bisa dikatakan sudah sampai pada tahap beginner. Selanjutnya banyak-banyaklah bereksperimen dengan membuat proyek-proyek kecil minimal untuk kesenangan Anda sendiri. Saat Anda mengerjakan proyek, disanalah pelajaran demi pelajaran bisa Anda dapat dari berbagai masalah yang muncul.
  14. Selanjutnya, Anda harus mulai mempelajari masalah security seperti masalah Code/SQL Injectionsession hijackingsession fixation, teknik enkripsi dsb.
  15. Sempatkan untuk belajar Javascript saat Anda merasa kemampuan PHP yang dimiliki sudah lumayan. Kelemahan dari script PHP adalah tidak dimungkinkannya interaksi pengguna secara on the fly. Nah, kekurangannya inilah yang di “tambal” menggunakan Javascript. Syukur-syukur Anda bisa menguasai AJAX.Link tutorial Javascript
  16. Sempatkan pula untuk mempelajari CSS. Ini penting untuk membuat tampilan/interface situs atau web-based application secara lebih baik.Link tutorial CSS:
  17. Terakhir. Karena PHP lebih banyak hidup di OS Linux, pelajari juga linux barang sedikit. Syukur-syukur kalo Anda ternyata sejak awal belajar di linux
TIPS:
  • Jangan terlalu memaksakan untuk menghapalkan fungsi, sintaks dari PHP atau MySQL. Manfaatkan file HELP dalam praktek dan latihan. Semakin Anda sering praktek dan melatih diri, maka fungsi dan sintaks yang sering dipakai akan bisa Anda hapal dengan sendirinya.
  • Jangan terlalu cepat untuk mengambil keputusan untuk bertanya terhadap masalah atau kesulitan yang timbul. Bertanyalah setelah Anda mencoba terlebih dahulu.
  • Rajin-rajin mengikuti milis atau forum dan selalu ingat, diatas langit ada langit


Semoga bermanfaat..........

Mengatasi Apache XAMPP yang tidak bisa berjalan 'running' di Windows

Dalam sistem operasi Windows ada Web Service IIS (Internet Information Services) biasanya digunakan khusus untuk web dengan aplikasi ASP (Active Server Page) sedangkan Apache merupakan web service untuk PHP. Default port dari kedua web service tersebut adalah 80. Jadi tidak memungkinkan bagi developer untuk menjalankan kedua service tersebut secara bersamaan. Kita perlu merubah salah satu settingan port.

Berikut adalah cara merubah settingan port pada Apache dari XAMPP:

1. Lakukan perubahan pada file httpd.conf
2. Buka file httpd.conf di C:\xampp\apache\conf\
3. Lalu lakukan find untuk kata “Listen 80” lalu ubah dengan “Listen 8080”
4. Masih di file yang sama, lakukan find untuk kata “ServerName localhost:80” lalu ubah dengan “ServerName localhost:8080”
5. Lalu simpan perubahan tersebut
6. Buka file httpd-ssl.conf di C:\xampp\apache\conf\extra\
7. Lalu lakukan find untuk kata “Listen 443” lalu ubah dengan “Listen 4499”
8. Masih di file yang sama, lakukan find untuk kata
   "virtualhost_default_:443"
   Lalu ubah dengan
   "virtualhost_default_:4499"

9. Masih di file yang sama, lakukan find untuk kata “ServerName localhost:443” lalu ubah dengan “ServerName localhost:4499”

Lalu jalankan XAMPP Control Panel pada C:\xampp\xampp-control.exe
Klik Start pada Apache maka di kotak detail yang bawah muncul peringatan “Apache started [Port 80]”
Lalu buka browser dan ketika pada address http://localhost:8080/xampp
Jika berhasil maka Web Service Apache tersebut telah berjalan di port 8080.