Showing posts with label musik. Show all posts
Showing posts with label musik. Show all posts

Gangnam style mendadak populer


Gangnam style

Buat yang belum tau, “Gangnam Style” adalah sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Park Jae Sang (atau yang lebih dikenal dengan PSY), seorang rapper asal Korea Selatan. Kalo dilihat dari klip dan liriknya sih lagu ini bercerita tentang gaya cowok Gangnam tajir yang disukai banyak wanita. Gangnam sendiri adalah nama distrik di Korea yang terkenal sebagai area elit tempat tinggal banyak artis papan atas, publik figur, maupun para chaebol dan orang terkenal lainnya.

Seperti yang dikutip dari kompasiana, lagu ini pertama kali dirilis di Korea pada 15 Juli lalu dan menempati posisi puncak di berbagai tangga lagu negeri ginseng itu. Karena keunikan dan kelucuan PSY di video ini yang berjoget-joget di beberapa titik area di Gangnam, para fans K-Pop pun mulai menyebarkan video ini lewat jejaring sosial media mereka. Efek bola salju pun muncul. Video “Gangnam Style” PSY yang diunggah di Youtube sudah dilihat lebih dari 73 juta kali..!

Gangnam Style sendiri identik dengan "horse dance" yang dilakukan dengan sangat atraktif dan gila oleh PSY. Tapi ada juga yang bilang kalo Gangnam Style adalah the second Macarena karena tariannya yang catchy banget.

Video ini mendunia mengalahkan artis K-Pop lainnya dalam waktu sangat singkat. Kehebohan Gangnam Style tidak sampai di situ saja. Kepopuleran lagu ini bahkan membuat beberapa pihak melarang Gangnam Style demi alasan keamanan.

psy


Video ini telah menarik perhatian penyanyi luar negeri, diantaranya Robbie Williams, T-Pain, dan Josh Groban, setidaknya dalam tweet mereka. Bahkan kabarnya manajemen yang menaungi Justin Bieber tertarik mengajak Park Jae Sang alias PSY untuk berkolaborasi.

Gangnam adalah sebuah lokasi di kota Seoul, Korea Selatan. Bagi yang menginginkan tubuh lebih indah, Gangnam adalah surganya. 90 persen dari 300-an klinik operasi plastik di Korea Selatan ada disini. Namun tidak begitu menurut Park Jae Sang. Dalam videonya ini dia mencibir, bagaimana orang-orang Korea tergila-gila pada penampilan fisik yang “sempurna”.

CNN pernah bahas PSY dan media di dunia sedang membahas tentang PSY dan gangnam style, memang PSY memberi udara segar, norak dan berusaha jadi boyband yang gaya tapi mentok di badan..tapi itu point lucu dan menariknya.....



sumber: http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=16332185

Apa itu Kpop dan Mengapa Digandrungi?

Apa itu Kpop dan Mengapa Digandrungi?
K-pop, atau Korean Pop ("Musik Pop Korea"), adalah jenis musik populer yang berasal dari Korea Selatan. Banyak artis dan kelompok musik pop Korea sudah menembus batas dalam negeri dan populer di mancanegara. Kegandrungan akan musik K-Pop merupakan bagian yang tak terpisahkan daripada Demam Korea (Korean Wave) di berbagai negara.


Musik pop Korea pra-moderen pertama kali muncul pada tahun 1930-an akibat masuknya musik pop Jepang yang juga turut memengaruhi unsur-unsur awal musik pop di Korea. Penjajahan Jepang atas Korea juga membuat genre musik Korea tidak bisa berkembang dan hanya mengikuti perkembangan budaya pop Jepang pada saat itu. Pada tahun 1950-an dan 1960-an, pengaruh musik pop barat mulai masuk dengan banyaknya pertunjukkan musik yang diadakan oleh pangkalan militer Amerika Serikat di Korea Selatan.

Musik Pop Korea awalnya terbagi menjadi genre yang berbeda-beda, pertama adalah genre "oldies" yang dipengaruhi musik barat dan populer di era 60-an. Pada tahun 1970-an, musik rock diperkenalkan dengan pionirnya adalah Cho Yong-pil. Genre lain yang cukup digemari adalah musik Trot yang dipengaruhi gaya musik enka dari Jepang.

Debut penampilan kelompok Seo Taiji and Boys di tahun 1992 menandakan awal mula musik pop moderen di Korea yang memberi warna baru dengan aliran musik rap, rock, techno Amerika. Suksesnya grup Seo Taiji and Boys diikuti grup musik lain seperti Panic, dan Deux. Tren musik ini turut melahirkan banyak grup musik dan musisi berkualitas lain hingga sekarang. Musik pop dekade 90-an cenderung beraliran dance dan hip hop. Pasar utamanya adalah remaja sehingga dekade ini muncul banyak grup “teen idol” yang sangat digilai seperti CLON, H.O.T, Sechs Kies, S.E.S, dan g.o.d. Kebanyakan dari kelompok musik ini sudah bubar dan anggotanya bersolo-karier.

Pada tahun 2000-an pendatang-pendatang baru berbakat mulai bermunculan. Aliran musik R&B serta Hip-Hop yang berkiblat ke Amerika mencetak artis-artis semacam MC Mong, 1TYM, Rain, Big Bang yang cukup sukses di Korea dan luar negeri. Beberapa artis underground seperti Drunken Tiger, Tasha (Yoon Mi-rae) juga memopulerkan warna musik kulit hitam tersebut. Musik rock masih tetap digemari di Korea ditambah dengan kembalinya Seo Taiji yang bersolo karier menjadi musisi rock serta Yoon Do Hyun Band yang sering menyanyikan lagu-lagu tentang nasionalisme dan kecintaan terhadap negara. Musik techno memberi nuansa moderen yang tidak hanya disukai di Korea saja, penyanyi Lee Jung-hyun dan Kim Hyun-joong bahkan mendapat pengakuan di Cina dan Jepang. Musik balada masih tetap memiliki pendengar yang paling banyak di Korea. Musik balada Korea umumnya dikenal dengan lirik sedih tentang percintaan, seperti yang dibawakan oleh Baek Ji Young, KCM, SG Wannabe, dan sebagainya. Musik balada umumnya digemari karena sering dijadikan soundtrack drama-drama televisi terkenal seperti Winter Sonata, Sorry I Love You, Stairway to Heaven dan sebagainya.

Berbagai artis Korea menangguk kesuksesan di dunia internasional seperti BoA yang menembus Jepang dan digemari di banyak negara. Kemudian artis-artis lain seperti Rain, Se7en, Shinhwa, Ryu Shi-won, dan sebagainya berlomba-lomba untuk menaklukkan pasar musik di Jepang. Rain tercatat sebagai artis Asia pertama yang mengadakan konser internasional bertajuk RAINY DAY 2005 Tour, di Madison Square Garden.

Siapa Penemu Tangga Nada Solmisasi – Notasi Musik?


Tangga nada yang kemudian menjadi dasar dari notasi musik ini ternyata ditemukan oleh para ilmuwan Muslim. Fakta penting ini diungkapkan pertama kali oleh Jean Benjamin de La Borde, seorang ilmuwan dan komponis Perancis, dalam bukunya Essai sur la Musique Ancienne et Moderne (1780). Dalam bukunya ini La Borde secara alfabet menyebut notasi musik yang diciptakan oleh sarjana Muslim. Notasi itu terdiri atas silabels (yang kita kenal sebagai solmisasi) dalam abjad Arab, yaitu Mi Fa Shad La Sin Dal Ra. Menurut La Borde, notasi abjad Arab ini kemudian ditransliterasikan oleh ilmuwan Eropa ke dalam bahasa Latin, yang entah bagaimana diklaim sebagai himne St. John.

Transliterasi ini digunakan pertama kali oleh pemusik Italia Guido Arezzo (995-1050) yang terkenal dengan teori Guido’s Hand-nya. Program British Channel 4 yang menayangkan acara sejarah musik mengatakan bahwa Guido-lah pencipta sistem solmisasi, tanpa sedikit pun mengungkapkan fakta temuan oleh ilmuwan Muslim. Namun, La Borde tidak sendirian. Komposer Eropa lain, Guillaume-André Villoteau (1759-1839), mengambil sikap seperti La Borde, yakni mengakui bahwa solmisasi adalah ciptaan orang-orang Islam.

La Borde melakukan penelitian dengan cara membanding-bandingkan antara notasi yang berasal dari Guido’s Hand dengan notasi berabjad Arab. La Borde sampai pada kesimpulan bahwa Guido’s Hand tidak lebih contekan Guido Arezzo dari sistem notasi yang ditemukan oleh sarjana Muslim.

“Secara fisik, tampilan solmisasi berabjad Arab itu berfungsi sebagai model yang ditiru oleh Guido Arezzo,” tulis La Borde. Ia kemudian membuat monograf yang menampilkan perbandingan yang kritis antara model solmisasi temuan ilmuwan Muslim dan solmisasi yang dibuat Guido Arezzo yang kemudian diakui sebagai notasi musik hingga kini.

Notasi Arab

Notasi Arab digunakan sejak abad ke-9, yaitu ketika ahli-ahli musik Muslim seperti Yunus Alkatib (765) dan Al-Khalil (791), peletak dasar sistem persajakan dan leksikografi Arab, yang diikuti oleh Al-Ma’mun (wafat 833) dan Ishaq Al-Mausili (wafat 850), memperkenalkan sistem notasi dalam bermusik dalam bukunya yang terkenal di Barat, Book of Notes and Rhythms dan Great Book of Songs, selain Kitab Al-Mausiqul Kabir-nya Ibn Al-Farabi (872-950).

Temuan Al-Ma’mun dan Al-Mausili diteliti dan dikembangkan oleh Abu Yusuf bin Ishaq Al-Kindi (801-874), Yahya ibn Ali ibn Yahya (wafat 1048), Ahmad Ibn Muhammad As-Sarakhsi (wafat1286), Mansur Ibn Talha bin Tahir, Thabit ibn Qurra (wafat 1288), dan ilmuwan Muslim lainnya. Dominucus Gundissalinus (wafat 1151) dan The Count Souabe Hermanus Reichenau, dua ahli musik Barat, meneliti dan mengembangkan temuan Al-Kindi. Selain itu, teori-teori musik yang diciptakan Ibnu Sina dan Ibnu Rushd juga berpengaruh pada perkembangan musik Eropa sebagaimana teori-teori mereka dalam ilmu kedokteran.

Sebelum Guido Arezzo mengklaim notasi musik dengan Guido’s Hand-nya, teori musik telah berkembang pesat di Spanyol melalui Ziryab (789-857), pemusik andal dan ahli botani yang hijrah dari Baghdad, dan Ibn Firnas (wafat 888) yang memperkenal musik oriental kepada masyarakat Spanyol dan mengajarkannya untuk pertama kali di sekolah-sekolah di Andalusia.

Guido, Murid Constantine Afrika

Soriano, seorang peneliti musik asal Spanyol, mengungkapkan fakta tentang Guido Arezzo. Pemusik yang dianggap sebagai penemu notasi musik itu mempelajari Catalogna, sebuah buku teori musik berbahasa Latin yang memuat temuan-temuan di bidang musik oleh ilmuwan Muslim.

Hunke, peneliti lain, menulis bahwa notasi abjad Arab yang membentuk notasi musik ditulis dalam Catalogna pada abad ke-11 dan diterbitkan di Monte Cassino, sebuah daerah di Italia yang pernah dihuni oleh komunitas Muslim dan tempat yang pernah disinggahi Constantie Afrika, ilmuwan Muslim asal Tunisia yang masuk ke Italia melalui Salerno. Salah satu ilmu yang diajarkan oleh Constantine Afrika kepada orang-orang barbar dan terbelakang di Salerno adalah musik. Semua terjemahan yang dilakukan Constantine Afrika terhadap buku-buku temuan ilmuwan Muslim memang menjadi acuan para pelajar Eropa.

Apalagi, Constantine juga membuka kesempatan kepada mereka untuk belajar ke Spanyol, yang ketika itu sedang diramaikan oleh kuliah musik dengan guru besar para ilmuwan/musikus Muslim seperti Ziryab dan Ibn Farnes. Banyak pelajar lulusan sekolah musik di Spanyol berasal dari Italia, salah satunya adalah Gerbert Aurillac (wafat 1003), yang kemudian dikenal sebagai peletak dasar musik di negara-negara Eropa dan melahirkan banyak pakar musik Barat.

Sumber: majalah annida
gambar : http://randipopo.wordpress.com

Topik Lainnya: sejarahseni arkeologi, discovery pendidikanopini dunia islam

Mix Walkman Ponsel Musik Terbaru dari Sony Ericsson

Sony Ericsson meluncurkan ponsel musik baru, Mix Walkman  dengan layar sentuh. Handphone SE Mix Walkman  terbaru ini menawarkan cara baru dan menyenangkan untuk mendengarkan musik. Ponsel ini dilengkapi dengan tombol Zappin untuk membuatnya lebih mudah dan lebih menyenangkan untuk mencari lagu favorit Anda. Cukup tekan tombol Zappin untuk melihat paduan suara lagu berikutnya dan memutuskan apakah itu adalah favorit Anda ingin mendengarkan. Sebuah fungsi karaoke juga memungkinkan vokal dari lagu apa pun dihilangkan/dipelankan langsung sehingga Anda dapat bernyanyi bersama dengan lagu favorit Anda.

Yang disayangkan ponsel Mix Walkman  ini bukan hp Android tapi menggunakan platform dari Sony Ericsson.

Mix Walkman pada dasarnya adalah versi Walkman dari Sony Ericsson txt pro tapi tanpa keyboard QWERTY slide-out. Hp ini Memiliki layar 3-inci resolusi 400 × 240 dengan layar sentuh kapasitif, kamera 3,2 Megapixel dengan video recording, Bluetooth dan konektivitas WiFi. Ponsel ini memiliki memori hingga 100MB pengguna dan mendukung microSD / SDHC hingga 32GB.

Sony Ericsson Mix Walkman  akan tersedia di Q3 2011. Mix Walkman  akan Muncul dalam warna hitam dengan pilihan band merah muda cloud, hitam dengan band merah muda, hitam dengan band green bird dan hitam dengan band green

Nokia X1-00 Ponsel Musik Terbaru Paling Murah Speaker Mantap

Nokia baru saja memperkenalkan ponsel baru yang ramah terhadap dompet kita yaitu Nokia X1-00 sebuah ponsel musik entry-level  dengan speaker “besar” pada bagian belakang, dengan kekuatan suara 106phon (phon adalah ukuran dari kekerasan suara yang dirasakan – 106 tampaknya  sudah cukup untuk menggetarkan bingkai jendela Anda) . Frekuensi sudah ditune supaya suara tidak terdistorsi pada volume tinggi.


Nokia X1-00 adalah sebuah ponsel musik yang murni yang memiliki layar warna, tiga tombol musik khusus, FM tuner, dan slot kartu microSD hingga 16GB. Ponsel ini memiliki kamera, tapi juga dilengkapi dengan built-in lampu senter. Nokia X1-00 berjalan di atas OS Nokia Seri 30  dengan pemutar musik. Ukurannya 112,2 x 47,3 x 16mm dan beratnya 91g. Nokia akan merilis X1-00 pada bulan April dengan harga sekitar Euro 34 atau 400 ribuan rupiah. Tak ketinggalan ponsel ini juga dilengkapi dengan 3.5mm audio jack supaya kita mudah menancapkan earphone. 

Spesifikasi dan Harga Nokia X2-01 Ponsel Musik QWERTY Murah

Anda mencari ponsel QWERTY murah meriah, yang bisa buat dengerin musik, radio, Facebook-an? Bisa jadi pilihan Anda jatuh pada Nokia X2-01 yang cocok untuk kalangan dengan isi kantong pas-pasan, tapi dengan ponsel ini, Anda akan bisa eksis terus.
Dengan kemampuan akses Facebook-nya, ponsel ini merupakan salah satu dari jajaran tipe ponsel yang ingin dipasarkan pada segmentasi kalangan anak muda. 
Bagian depan ponsel yang diisi dengan layar 2.4 inchi QVGA TFT dan ditambah keypad QWERTY tersebut semakin mengukuhkan keinginan pihak Nokia untuk menjadi perusahaan produsen ponsel QWERTY yang paling dicari. Ambisi yang tampaknya sudah pernah dicapai di masa lalu, ingin kembali diraihnya dengan menyapa kalangan low-end dengan produk-produk QWERTY-nya saat ini.

Kenapa Musik Membuat Orang Bahagia


Kenapa Musik Membuat Orang Bahagia
Musik merupakan bahasa yang universal. Tak heran bila musik menjadi salah satu bagian terbesar dari warisan peradaban manusia sepanjang sejarah.
Sebab, dengan mendengar musik banyak orang yang merasa terhibur dan merasa tenteram. Apa penyebabnya?
Menurut sebuah penelitian, alasan manusia menyukai musik sama dengan alasan manusia menyukai seks, narkoba, berjudi, atau makanan yang enak. Dengan mendengarkan nada-nada dalam musik, ternyata otak manusia akan melepas zat kimia bernama dopamine.
Dopamine adalah sebuah zat kimia yang terkait erat dengan motivasi dan kecanduan. Dopamine membuat binatang ingin mencari makanan sebelum mereka lapar. 
Dari hasil riset yang dilakukan oleh ilmuwan dari  McGill University di Montreal Kanada, ternyata musik-musik 'Four Season' karangan Vivaldi atau 'You Enjoy Myself' ciptaan Phish bisa membuat dopamine mengalir deras.
"Ini pada dasarnya menjelaskan mengapa musik sudah ada sejak lama. Kesenangan intens yang kita dapatkan dari musik secara biologis memacu otak dan kini hal itu terbukti," kata Valorie Salimpoor, neuroscientist dari McGill.
Penelitian ini sendiri melibatkan delapan pecinta musik yang dicekok dengan musik-musik kegemaran mereka dari berbagai genre, mulai dari klasik, jazz, rock, dan pop. Setelah 15 menit didengarkan musik, obyek penelitian diinjeksi dengan unsur radioaktif yang akan mengikat reseptor-reseptor dopamine. 
Kemudian, dengan sebuah alat bernama pemindai PET (Positron emission tomography), ilmuwan bisa melihat apakah unsur itu mengalir dalam darah atau tidak. Bila mengalir, maka ilmuwan akan menyimpulkan bahwa memang terjadi pelepasan dopamine dalam otak. Ini merupakan riset pertama yang menunjukkan dopamine dilepaskan untuk merespon rangsangan estetik.
Selain itu, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seperti halnya seks dan narkoba, musik ternyata juga menyebabkan candu.
"Musik akan menjadi alat yang berguna untuk menjelaskan segala macam aspek kesenangan, kecanduan dan perilaku maladaptif (adaptasi yang salah)," kata David Huron, periset kognisi musik dari Ohio State Uiversity.