Showing posts with label geologi. Show all posts
Showing posts with label geologi. Show all posts
Struktur Internal Lapisan Bumi
Bumi terdiri dari empat lapisan konsentris: kerak bumi (crust), mantel (mantle), inti luar (outer core), dan inti bagian dalam (inner core). Kerak bumi terdiri dari lempeng tektonik yang berada dalam gerakan konstan. Gempa bumi dan gunung berapi yang paling mungkin terjadi pada batas lempeng kerak bumi.
Strukur internal Bumi ditentukan dari deep drilling dan seismic evidence. Struktur internal Bumi terdiri dari empat lapisan yang berbeda:
Kerak Bumi (Crust)
Kerak Bumi adalah lapisan paling luar dan paling tipis. Mempunyai ketebalan antara 0-70 km. Kerak bumi adalah lapisan batuan padat di mana kita hidup.
Ada dua jenis kerak bumi: kerak benua dan kerak samudera. Ketebalan kerak samudera adalah 5-10 km dengan penyusun utamanya basalt. Sedangkan, rata-rata ketebalan kerak benua sekitar 20-40 km, dan bisa mencapai 70 km ketebalannya jika terletak pada baris pegunungan. Penyusun utama kerak benua adalah granite.
Mantle
Mantel adalah bagian terluas dari Bumi dan berada di bawah langsung dari kerak bumi, yang memiliki ketebalan sekitar 2.900 km dan menyusun 80% volume Bumi. Mantel ini terdiri dari batuan semi-cair yang disebut magma. Di bagian atas mantel adalah batuan keras, tapi bagian bawahnya batuan lembut dan mencair. Meskipun senyawa kimia seluruh mantel sama, namun suhu dan tekanan meningkat dengan bertambahnya kedalaman. Perubahan suhu dan tekanan ini menyebabkan kekuatan batuan mantel berubah-ubah terhadap kedalaman sehingga membuat layering di dalam mantel. Mantel terdiri dari upper mantle dan lower mantle. Upper mantle terdiri dari:
- Litosfer
Lapisan litosfer meliputi kerak bumi hingga astenosfer dengan ketebalan mencapai 100 km. Lapisan ini relatif dingin sehingga memiliki batuan yang bersifat keras. Litosfer juga merupakan zona gempabumi, pembentukan pegunungan, gunung api dan continental drift.
- Astenosfer
Kedalaman astenosfer berkisar 75 hingga 125 km. Astenosfer bersifat plastik dan lemah dengan densitas rendah. Karena bersifat plastik, astenosfer mengalir perlahan beberapa cm per tahun. Astenosfer terbentang dari dasar litosfer ke kedalaman sekitar 350 km. 1 hingga 2% astenosfer bersifat cair. Di bawah kerak samudera yang tipis, astenosfer biasanya lebih mendekati permukaan dasar laut yang menyebabkan terjadinya rifting atau spreading center dikarenakan aliran panas konveksi dari astenosfer (mantel).
Sedangkan lower mantle terbentang dari 660 hingga 2900 km di bawah permukaan bumi. Layer ini bersifat panas dan plastik. Akibat tekanan yang semakin besar menyebabkan formasi mineralnya berbeda dengan formasi mineral upper mantle.
Inti Bumi (Core)
Inti bumi merupakan bagian bumi yang paling dalam dan terpanas. Core berbentuk bulat dengan radius 3470 km dan tersusun dari besi dan nikel. Inti bumi dibagi menjadi dua bagian, yaitu Inner Core (inti dalam) dan Outer Core (inti luar). Inner core bersifat padat dan memiliki densitas sekitar 13 gr/cm3 dengan radius 1220 km. Sedangkan outer core bersifat cair dan memiliki densitas 11 gr/cm3. Outer core mengelilingi inner core dengan ketebalan rata-rata 2250 km. Mendekati dengan pusat bumi, tekanannya 1 juta kali lebih besar dari atmosfer Bumi di permukaan laut dan suhunya mencapai 6000°C, yang setingkat dengan suhu pada permukaan matahari.
Distribusi
Kerak bumi yang terpecah menjadi beberapa bagian yang disebut lempeng. Panas naik dan turun di dalam mantel menciptakan arus konveksi yang dihasilkan oleh peluruhan radioaktif dalam inti. Arus konveksi memindahkan lempeng. Dimana arus konveksi menyimpang di dekat kerak bumi, lempeng bergerak terpisah. Dimana arus konveksi bertemu, lempeng bergerak terhadap satu sama lain. Pergerakan lempeng dan aktivitas di dalam bumi disebut lempeng tektonik, yang menyebabkan gempa bumi dan gunung berapi. Titik di mana dua lempeng bertemu disebut batas lempeng, gempa bumi dan gunung berapi yang paling mungkin terjadi adalah pada dekat batas lempeng ini.
Peta di bawah menunjukkan lempeng tektonik dunia dan distribusi gempa bumi dan gunung berapi.
Pada batas tensional atau konstruktif, lempeng bergerak menjauh. Lempeng bergerak terpisah karena arus konveksi di dalam bumi.
Lempeng bergerak terpisah (sangat lambat), magma naik dari mantel. Magma meletus ke permukaan Bumi. Hal ini juga disertai dengan gempa bumi. Ketika magma mencapai permukaan, mendingin dan membeku untuk membentuk kerak baru batuan beku. Proses ini diulang berkali-kali, selama jangka waktu yang panjang.
Akhirnya batu baru dibangun hingga membentuk gunung berapi. Batas konstruktif cenderung ditemukan di bawah laut, misalnya Mid Atlantic Ridge. Di sini, rantai gunung berapi bawah laut telah terbentuk di sepanjang batas lempeng. Salah satu gunung berapi ini dapat menjadi begitu besar sehingga meletus keluar dari laut untuk membentuk sebuah pulau vulkanik.
Diagram di bawah ini untuk melihat bagaimana magma mendorong naik antara dua lempeng, menyebabkan rantai gunung berapi di sepanjang batas lempeng.
Referensi:
Thompson, G.R dan Turk, J. Introduction to Physical Geology. Brooks Cole
http://www.physicalgeography.net/fundamentals/10h.html
Sumber:
http://www.bbc.co.uk/schools/gcsebitesize/geography/natural_hazards/tectonic_plates_rev1.shtml
http://seismicinterpreter.wordpress....internal-bumi/
Strukur internal Bumi ditentukan dari deep drilling dan seismic evidence. Struktur internal Bumi terdiri dari empat lapisan yang berbeda:
Kerak Bumi (Crust)
Kerak Bumi adalah lapisan paling luar dan paling tipis. Mempunyai ketebalan antara 0-70 km. Kerak bumi adalah lapisan batuan padat di mana kita hidup.
Ada dua jenis kerak bumi: kerak benua dan kerak samudera. Ketebalan kerak samudera adalah 5-10 km dengan penyusun utamanya basalt. Sedangkan, rata-rata ketebalan kerak benua sekitar 20-40 km, dan bisa mencapai 70 km ketebalannya jika terletak pada baris pegunungan. Penyusun utama kerak benua adalah granite.
Mantle
Mantel adalah bagian terluas dari Bumi dan berada di bawah langsung dari kerak bumi, yang memiliki ketebalan sekitar 2.900 km dan menyusun 80% volume Bumi. Mantel ini terdiri dari batuan semi-cair yang disebut magma. Di bagian atas mantel adalah batuan keras, tapi bagian bawahnya batuan lembut dan mencair. Meskipun senyawa kimia seluruh mantel sama, namun suhu dan tekanan meningkat dengan bertambahnya kedalaman. Perubahan suhu dan tekanan ini menyebabkan kekuatan batuan mantel berubah-ubah terhadap kedalaman sehingga membuat layering di dalam mantel. Mantel terdiri dari upper mantle dan lower mantle. Upper mantle terdiri dari:
- Litosfer
Lapisan litosfer meliputi kerak bumi hingga astenosfer dengan ketebalan mencapai 100 km. Lapisan ini relatif dingin sehingga memiliki batuan yang bersifat keras. Litosfer juga merupakan zona gempabumi, pembentukan pegunungan, gunung api dan continental drift.
- Astenosfer
Kedalaman astenosfer berkisar 75 hingga 125 km. Astenosfer bersifat plastik dan lemah dengan densitas rendah. Karena bersifat plastik, astenosfer mengalir perlahan beberapa cm per tahun. Astenosfer terbentang dari dasar litosfer ke kedalaman sekitar 350 km. 1 hingga 2% astenosfer bersifat cair. Di bawah kerak samudera yang tipis, astenosfer biasanya lebih mendekati permukaan dasar laut yang menyebabkan terjadinya rifting atau spreading center dikarenakan aliran panas konveksi dari astenosfer (mantel).
Sedangkan lower mantle terbentang dari 660 hingga 2900 km di bawah permukaan bumi. Layer ini bersifat panas dan plastik. Akibat tekanan yang semakin besar menyebabkan formasi mineralnya berbeda dengan formasi mineral upper mantle.
Inti Bumi (Core)
Inti bumi merupakan bagian bumi yang paling dalam dan terpanas. Core berbentuk bulat dengan radius 3470 km dan tersusun dari besi dan nikel. Inti bumi dibagi menjadi dua bagian, yaitu Inner Core (inti dalam) dan Outer Core (inti luar). Inner core bersifat padat dan memiliki densitas sekitar 13 gr/cm3 dengan radius 1220 km. Sedangkan outer core bersifat cair dan memiliki densitas 11 gr/cm3. Outer core mengelilingi inner core dengan ketebalan rata-rata 2250 km. Mendekati dengan pusat bumi, tekanannya 1 juta kali lebih besar dari atmosfer Bumi di permukaan laut dan suhunya mencapai 6000°C, yang setingkat dengan suhu pada permukaan matahari.
Distribusi
Kerak bumi yang terpecah menjadi beberapa bagian yang disebut lempeng. Panas naik dan turun di dalam mantel menciptakan arus konveksi yang dihasilkan oleh peluruhan radioaktif dalam inti. Arus konveksi memindahkan lempeng. Dimana arus konveksi menyimpang di dekat kerak bumi, lempeng bergerak terpisah. Dimana arus konveksi bertemu, lempeng bergerak terhadap satu sama lain. Pergerakan lempeng dan aktivitas di dalam bumi disebut lempeng tektonik, yang menyebabkan gempa bumi dan gunung berapi. Titik di mana dua lempeng bertemu disebut batas lempeng, gempa bumi dan gunung berapi yang paling mungkin terjadi adalah pada dekat batas lempeng ini.
Peta di bawah menunjukkan lempeng tektonik dunia dan distribusi gempa bumi dan gunung berapi.
Pada batas tensional atau konstruktif, lempeng bergerak menjauh. Lempeng bergerak terpisah karena arus konveksi di dalam bumi.
Lempeng bergerak terpisah (sangat lambat), magma naik dari mantel. Magma meletus ke permukaan Bumi. Hal ini juga disertai dengan gempa bumi. Ketika magma mencapai permukaan, mendingin dan membeku untuk membentuk kerak baru batuan beku. Proses ini diulang berkali-kali, selama jangka waktu yang panjang.
Akhirnya batu baru dibangun hingga membentuk gunung berapi. Batas konstruktif cenderung ditemukan di bawah laut, misalnya Mid Atlantic Ridge. Di sini, rantai gunung berapi bawah laut telah terbentuk di sepanjang batas lempeng. Salah satu gunung berapi ini dapat menjadi begitu besar sehingga meletus keluar dari laut untuk membentuk sebuah pulau vulkanik.
Diagram di bawah ini untuk melihat bagaimana magma mendorong naik antara dua lempeng, menyebabkan rantai gunung berapi di sepanjang batas lempeng.
Referensi:
Thompson, G.R dan Turk, J. Introduction to Physical Geology. Brooks Cole
http://www.physicalgeography.net/fundamentals/10h.html
Sumber:
http://www.bbc.co.uk/schools/gcsebitesize/geography/natural_hazards/tectonic_plates_rev1.shtml
http://seismicinterpreter.wordpress....internal-bumi/
Indonesia Memiliki Potensi Geotermal Terbesar di Dunia
Potensi energi panas bumi ternyata belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, Indonesia memiliki potensi terbesar di dunia. Setidaknya potensi energi panas bumi Indonesia sebesar 29 gigawatt. Namun baru 4 persen atau 1,2 gigawatt saja yang dimanfaatkan.
Indonesia perlu berkaca dengan Filipina yang telah mampu memanfaatkan panas buminya hingga 70 persen.
Indonesia seharusnya bisa meningkatkan pemanfaatan ini hingga 35 persen pada 2025. Sebab, pada tahun itu, kebijakan energi nasional menargetkan panas bumi mampu menyokong 5 persen bauran energi nasional.
Pengembangan energi terbarukan juga harus menjadi prioritas pengelolaan energi nasional seiring perkembangan ekonomi dan kebutuhan listrik. Terlebih kebutuhan listrik Indonesia meningkat rata-rata 7 persen per tahun dan sebagian besar dipasok dari sumber energi fosil yang semakin terbatas.
Sayangnya, sekitar 45 persen potensi panas bumi Indonesia berada di kawasan hutan lindung. Ini menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagaimana potensi panas bumi bisa dimanfaatkan secara lestari dan tidak berdampak pada lingkungan.
Tidak hanya itu, kendala pengembangan panas bumi nasional juga berasal dari regulasi pemerintah, isu koordinasi lintas sektor, sumber daya manusia, dan isu tata kelolanya. Hal teknis lainnya menjadi tantangan, seperti akurasi data, pelibatan masyarakat dalam proses pembangunan, negosiasi harga, proses tender, dan perizinan.
Sifat panas bumi yang tidak bisa disimpan dan tidak bisa ditransportasikan jauh membuat energi ini tidak bisa menjadi komoditi ekspor. Akhirnya, lebih tahan terhadap kompetisi energi global dan fluktuasi harga energi dunia.
Panas bumi sebagai energi terbarukan mampu menopang ketahanan energi nasional jangka panjang karena rendah emisi. Ini juga bisa mengurangi beban subsidi energi. WWF-Indonesia yang sedang melaksanakan program "Geothermal Ring of Fire" diharapkan mampu memacu pergerakan signifikan pemanfaatan sumber energi terbarukan, khususnya panas bumi yang berkelanjutan pada 2015.
Indonesia perlu berkaca dengan Filipina yang telah mampu memanfaatkan panas buminya hingga 70 persen.
Indonesia seharusnya bisa meningkatkan pemanfaatan ini hingga 35 persen pada 2025. Sebab, pada tahun itu, kebijakan energi nasional menargetkan panas bumi mampu menyokong 5 persen bauran energi nasional.
Pengembangan energi terbarukan juga harus menjadi prioritas pengelolaan energi nasional seiring perkembangan ekonomi dan kebutuhan listrik. Terlebih kebutuhan listrik Indonesia meningkat rata-rata 7 persen per tahun dan sebagian besar dipasok dari sumber energi fosil yang semakin terbatas.
Sayangnya, sekitar 45 persen potensi panas bumi Indonesia berada di kawasan hutan lindung. Ini menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagaimana potensi panas bumi bisa dimanfaatkan secara lestari dan tidak berdampak pada lingkungan.
Tidak hanya itu, kendala pengembangan panas bumi nasional juga berasal dari regulasi pemerintah, isu koordinasi lintas sektor, sumber daya manusia, dan isu tata kelolanya. Hal teknis lainnya menjadi tantangan, seperti akurasi data, pelibatan masyarakat dalam proses pembangunan, negosiasi harga, proses tender, dan perizinan.
Sifat panas bumi yang tidak bisa disimpan dan tidak bisa ditransportasikan jauh membuat energi ini tidak bisa menjadi komoditi ekspor. Akhirnya, lebih tahan terhadap kompetisi energi global dan fluktuasi harga energi dunia.
Panas bumi sebagai energi terbarukan mampu menopang ketahanan energi nasional jangka panjang karena rendah emisi. Ini juga bisa mengurangi beban subsidi energi. WWF-Indonesia yang sedang melaksanakan program "Geothermal Ring of Fire" diharapkan mampu memacu pergerakan signifikan pemanfaatan sumber energi terbarukan, khususnya panas bumi yang berkelanjutan pada 2015.
Awal Mula Terbentuknya Bumi
Banyak ilmuwan yang percaya bahwa Bumi terbentuk bersamaan dengan terbentuknya Tata Surya. Umur Bumi diperkirakan sekitar 4,5 Milyar tahun, batu tertua yang pernah ditemukan berusia 4,3 milyard tahun.
Sistim Tata surya kita berasal dari spiral awan nebula (awan gas dan debu batuan dan metalik) yang sangat besar. Matahari terbentuk dari bagian tengah awan nebula. Pada saat awan ini berputar mengelilingi Matahari, awan ini secara perlahan menjadi rata. Beberapa bagian dari awan ini berputar seperti pusaran arus.
Gas dan debu yang berada di sekitar pusaran ini ikut bergabung. Kumpulan dari gas dan debu ini semakin tumbuh besar dengan menarik berbagai partikel-partikel yang berada di dekatnya. Secara lambat laun kumpulan berbagai partikel yang berputar ini membentuk planet-planet yang mengelilingi Matahari.
Salah satu teori menyebutkan bahwa Bumi pada awalnya berupa gas kemudian berubah menjadi cairan dan akhirnya menjadi lebih dingin sehingga kerak Bumi ( kulit luar ) menjadi padat mengeras. Banyak ilmuwan yang mendukung teori bahwa awan Nebula yang membentuk Tata Surya kita berasal dari ledakan sebuah bintang.
Bumi yang terbentuk berupa materi padat tanpa air dan dikelilingi awan gas. Radiasi berbagai material dan meningkatnya tekanan di dalam Bumi secara bertahap menghasilkan panas yang sanggup mencairkan bagian dalam Bumi. Berbagai material berat seperti besi menjadi tenggelam, sedangkan material ringan seperti Silika ( batuan yang terdiri dari silikon dan oksigen ) muncul ke permukaan Bumi dan membentuk lapisan keras kulit Bumi yang pertama.
Panasnya perut Bumi juga menyebabkan zat-zat kimia di dalam Bumi muncul ke permukaan. Beberapa zat kimia membentuk air, dan ada juga yang menjadi gas-gas yang membentuk atmosfere. Selama lebih dari jutaan tahun secara perlahan-lahan air terkumpul di tempat-tempat yang rendah dan membentuk lautan. Daratan berkembang di Bumi, air hujan dan sungai melarutkan garam dan berbagai subtansi dalam batuan dan membawanya ke lautan, sehingga membuat lautan menjadi asin.
Atmosfere awal Bumi mungkin terdiri dari hidrogen, helium, metan, dan amonia sama seperti atmosfere Jupiter saat ini. Barangkali sebagian besar terdiri dari karbon dioksida seperti atmosfer Venus saat ini.
Selama sekitar satu milyar tahun yang pertama Bumi tak mengandung kehidupan. Kemudian beberapa unsur kimia bergabung di atmosfer dan memperoleh energinya dari sumber-sumber seperti petir, menghasilkan asam amino dan asam nukleat, yakni bahan pembangun molekul semua mahluk hidup.
Bumi pada awalnya mengandung sedikit sekali oksigen. Oksigen di Bumi terutama berasal dari tanaman-tanaman yang menggunakan karbon dioksida untuk berfotosintesis dan menghasilkan oksigen. Dengan semakin banyaknya tanaman yang terbentuk di Bumi maka jumlah oksigen menjadi semakin banyak. Untuk lebih jelasnya lihat disini.
Pada awalnya hanya terbentuk satu benua besar yang disebut Pangea dan dikelilingi satu samudera Panthalassa. Sekitar 200 juta tahun yang lalu benua ini terbelah menjadi dua yakni Gondwanaland dan Laurasia. Gondwanaland kemudian terbelah membentuk benua afrika, antartika, australia, Amerika Selatan, dan sub benua India. Sedangkan Laurasia terbelah menjadi Eurasia dan Amerika Utara. Pada saat benua ini terbelah-belah beberapa samudera baru muncul di sela-selanya. Diperlukan waktu berjuta-juta tahun untuk membentuk posisi daratan yang seperti sekarang ini.
Bumi terdiri dari beberapa lapisan, lapisan luar Bumi disebut Lithosphere dan terdiri dari 30 lapisan. Masing-masing lapisan terdiri dari bagian yang keras dan mantel bagian atas, lapisan keras ini bergerak di atas sebuah lapisan batu yang sangat panas di dalam lapisan mantel yang disebut asthenosphere. Pada saat lapisan-lapisan ini bergerak mereka juga membawa benua-benua dan lantai dasar samudera bergerak bersamanya. Untuk lebih jelas mengenai struktur lapisan bumi, dapat dilihat disini.
Lapisan-lapisan Bumi ini bergerak dengan tiga cara; pertama saling menjauh, kedua saling mendekat dan ketiga saling melewati. Jika lapisan Bumi bergerak saling menjauh di suatu tempat, maka mereka pasti bergerak saling mendekat di tempat yang lain.
Bila dua buah Lapisan saling bertubrukan maka salah satu lapisan akan terangkat dan membentuk pegunungan. Pegunungan Himalaya dengan puncak Gunung Everestnya mulai terbentuk 60 juta tahun yang lalu, ketika lapisan Bumi yang mengangkut India bertabrakan dengan lapisan Bumi yang mengangkut Eurasia.
Ketika bertabrakan salah satu lapisan mungkin tertekan ke bawah ke dalam mantel di bawah lapisan yang lain, membentuk sebuah jurang yang sangat dalam di dasar samudera. Panas di dalam perut Bumi mencairkan material-material dan mencari jalan keluar ke permukaan Bumi membentuk Gunung Berapi.
Kira-kira 250 juta tahun yang lalu sebagian besar kerak benua di Bumi merupakan satu massa daratan yang dikenal sebagai Pangea. Kemudian, kira-kira dua ratus juta tahun yang lalu selama Periode Trias, Pangea terpecah menjadi dua benua besar yaitu Laurasia, yang sekarang terdiri dari Amerika Utara, Eropa, sebagian Asia Tengah dan Asia Timur; dan Gondwana yang terdiri dari Amerika Selatan, Afrika, India, Australia dan bagian Asia lainnya. Bagian-bagian dan dua benua besar ini kemudian terpecah-pecah, hanyut dan bertubrukan dengan bagian lain.
Interpretasi yang terbaru didasar kan pada distribusi berbagai pecahan yang disebut "terranes", yang memiliki sejarah geologi yang berlainan. Untuk menentukan letak Jawa dan Bali dengan tepat pada peta Pangea hampir mustahil. Pertama, karena penanggalan terhadap batuan sangat sedikit. Kedua karena mungkin bentuk jawa tidak ada sebelum Kala Miosen, dan Bali barangkali baru muncul di atas permukaan laut kira-kira tiga juta tahun yang lalu.
Kira-kira 250 km ke arah selatan jawa dan Bali adalah Palung jawa yang sangat dalam. Di bagian selatan palung ini merupakan bagian dan suatu dangkalan yang dikenal sebagai Dangkalan Indo-Australia, yang terbentuk di bagian dalam samudera di sebelah selatan India dan Australia, dan membentuk pecahan antara Antartika dan Australia.
Pergerakan dangkalan ini ke arah utara terus berlangsung sampai sekarang dengan laju 6 cm/tahun. Pergerakan ini mendesak Dangkalan Sunda dimana Asia Tenggara berada, dan selama berjuta-juta tahun daya yang dihasilkan oleh gerakan ini melipat lapisan-lapisan sedimen tua membentuk deretan pegunungan.
Dangkalan Indo-Australia masuk ke bawah Dangkalan Sunda di sepanjang Palung Jawa, dan selip mendadak yang kadang-kadang terjadi akibat gesekan antara dua dangkalan ini menimbulkan gempa bumi, sedangkan panas yang dihasilkan dari gesekan dua dangkalan ini membentuk kantung-kantung batuan yang mencair di bawah tekanan tinggi. Kantung-kantung ini dapat bocor ke permukaan dan membentuk gunung berapi.
Walaupun batuan vulkanik cukup dominan, daerah sedimentasi juga cukup luas. Luas utama bagian utara dan selatan sedimen moderen yang berasal dari erosi gunung-gunung baru mengendap di atas sedimen tua yang terangkat ke atas karena gerakan yang dahsyat di bawah batuan yang meleleh.
Namun tidak semua batuan sedimen merupakan hasil erosi, karena terdapat daerah batu kapur yang berasal dari suatu masa ketika organisme pembentuk terumbu karang tumbuh subur yang kemudian terangkat ke atas. Misalnya daerah perbukitan kapur di Padalarang Bandung.
Seluruh dataran aluvial di bagian utara Jawa sudah terbentuk dalam waktu 8.000 tahun terakhir, yaitu ketika permukaan laut turun 5-6 m. Dataran ini terbentuk, sebagian karena kipas-kipas aluvial dari limpahan gunung berapi dan sebagian karena dataran pasca-Pliosen yang terangkat ke atas. Proses-proses ini terus berlangsung sampai sekarang.
Salah satu temuan mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan ilmuwan adalah apa yang disebut prinsip antropis. Prinsip ini mengungkapkan bahwa setiap detail yang terdapat di alam semesta telah dirancang dengan ketepatan yang sempurna untuk memungkinkan manusia hidup. Contoh kecil dari prinsip antropis ini dapat kita temukan pada fakta-fakta yang berkaitan dengan keberadaan bumi.
Dalam hal ini, seorang astronom amerika Hugh Ross dalam bukunya yang berjudul 'The Fingerprint of God, Recent Scientific Discoveries Reveal The Unmistakable Identitiy of The Creator' telah membuat daftarnya sendiri yang bisa Anda lihat disini.
Source:
http://id.merbabu.com
Tags: sains, geologi, bumi
Dari Manakah Oksigen Bumi Berasal?
Apa Itu lapisan ozon?
Kesempurnaan Desain Bumi yang Diciptakan Tuhan
Apakah Pengaruh Turunnya Aktvitas Matahari pada Bumi?
KEAJAIBAN GEOLOGI
NASA, Foto Terbaru Permukaan Bulan
570-megapixel Dark Energy Camera berharap untuk membuka rahasia alam semesta
Jupiter cukup besar untuk menelan semua planet di tata surya
Mars Rover Curiosity, Robot Paling Canggih Keingintahuan Manusia Mendarat di Mars
Planet-Planet Pemecah Rekor di Alam Semesta
Planet Kepler-22b “Bumi Baru" Yang Berpotensi Mendukung Kehidupan
Menakjubkan, FOTO Close-UP Matahari yang Sesungguhyna
Citra Jakarta Tahun 1976 dan 2004 Versi NASA
Pengembangan Teknologi Nuklir
Penguraian Air Menggunakan Gelombang Radio
Misteri Hilangnya Gas Mulia Xenon
Mengubah Urin Jadi Bahan Bakar Hidrogen
Mengapa gelembung sabun berbentuk bulat?
Suara dari Laboratorium Pemecah Partikel (Particle Smasher)
Sistim Tata surya kita berasal dari spiral awan nebula (awan gas dan debu batuan dan metalik) yang sangat besar. Matahari terbentuk dari bagian tengah awan nebula. Pada saat awan ini berputar mengelilingi Matahari, awan ini secara perlahan menjadi rata. Beberapa bagian dari awan ini berputar seperti pusaran arus.
Gas dan debu yang berada di sekitar pusaran ini ikut bergabung. Kumpulan dari gas dan debu ini semakin tumbuh besar dengan menarik berbagai partikel-partikel yang berada di dekatnya. Secara lambat laun kumpulan berbagai partikel yang berputar ini membentuk planet-planet yang mengelilingi Matahari.
Salah satu teori menyebutkan bahwa Bumi pada awalnya berupa gas kemudian berubah menjadi cairan dan akhirnya menjadi lebih dingin sehingga kerak Bumi ( kulit luar ) menjadi padat mengeras. Banyak ilmuwan yang mendukung teori bahwa awan Nebula yang membentuk Tata Surya kita berasal dari ledakan sebuah bintang.
Bumi yang terbentuk berupa materi padat tanpa air dan dikelilingi awan gas. Radiasi berbagai material dan meningkatnya tekanan di dalam Bumi secara bertahap menghasilkan panas yang sanggup mencairkan bagian dalam Bumi. Berbagai material berat seperti besi menjadi tenggelam, sedangkan material ringan seperti Silika ( batuan yang terdiri dari silikon dan oksigen ) muncul ke permukaan Bumi dan membentuk lapisan keras kulit Bumi yang pertama.
Panasnya perut Bumi juga menyebabkan zat-zat kimia di dalam Bumi muncul ke permukaan. Beberapa zat kimia membentuk air, dan ada juga yang menjadi gas-gas yang membentuk atmosfere. Selama lebih dari jutaan tahun secara perlahan-lahan air terkumpul di tempat-tempat yang rendah dan membentuk lautan. Daratan berkembang di Bumi, air hujan dan sungai melarutkan garam dan berbagai subtansi dalam batuan dan membawanya ke lautan, sehingga membuat lautan menjadi asin.
Atmosfere awal Bumi mungkin terdiri dari hidrogen, helium, metan, dan amonia sama seperti atmosfere Jupiter saat ini. Barangkali sebagian besar terdiri dari karbon dioksida seperti atmosfer Venus saat ini.
Selama sekitar satu milyar tahun yang pertama Bumi tak mengandung kehidupan. Kemudian beberapa unsur kimia bergabung di atmosfer dan memperoleh energinya dari sumber-sumber seperti petir, menghasilkan asam amino dan asam nukleat, yakni bahan pembangun molekul semua mahluk hidup.
Bumi pada awalnya mengandung sedikit sekali oksigen. Oksigen di Bumi terutama berasal dari tanaman-tanaman yang menggunakan karbon dioksida untuk berfotosintesis dan menghasilkan oksigen. Dengan semakin banyaknya tanaman yang terbentuk di Bumi maka jumlah oksigen menjadi semakin banyak. Untuk lebih jelasnya lihat disini.
Pada awalnya hanya terbentuk satu benua besar yang disebut Pangea dan dikelilingi satu samudera Panthalassa. Sekitar 200 juta tahun yang lalu benua ini terbelah menjadi dua yakni Gondwanaland dan Laurasia. Gondwanaland kemudian terbelah membentuk benua afrika, antartika, australia, Amerika Selatan, dan sub benua India. Sedangkan Laurasia terbelah menjadi Eurasia dan Amerika Utara. Pada saat benua ini terbelah-belah beberapa samudera baru muncul di sela-selanya. Diperlukan waktu berjuta-juta tahun untuk membentuk posisi daratan yang seperti sekarang ini.
Bumi terdiri dari beberapa lapisan, lapisan luar Bumi disebut Lithosphere dan terdiri dari 30 lapisan. Masing-masing lapisan terdiri dari bagian yang keras dan mantel bagian atas, lapisan keras ini bergerak di atas sebuah lapisan batu yang sangat panas di dalam lapisan mantel yang disebut asthenosphere. Pada saat lapisan-lapisan ini bergerak mereka juga membawa benua-benua dan lantai dasar samudera bergerak bersamanya. Untuk lebih jelas mengenai struktur lapisan bumi, dapat dilihat disini.
Lapisan-lapisan Bumi ini bergerak dengan tiga cara; pertama saling menjauh, kedua saling mendekat dan ketiga saling melewati. Jika lapisan Bumi bergerak saling menjauh di suatu tempat, maka mereka pasti bergerak saling mendekat di tempat yang lain.
Bila dua buah Lapisan saling bertubrukan maka salah satu lapisan akan terangkat dan membentuk pegunungan. Pegunungan Himalaya dengan puncak Gunung Everestnya mulai terbentuk 60 juta tahun yang lalu, ketika lapisan Bumi yang mengangkut India bertabrakan dengan lapisan Bumi yang mengangkut Eurasia.
Ketika bertabrakan salah satu lapisan mungkin tertekan ke bawah ke dalam mantel di bawah lapisan yang lain, membentuk sebuah jurang yang sangat dalam di dasar samudera. Panas di dalam perut Bumi mencairkan material-material dan mencari jalan keluar ke permukaan Bumi membentuk Gunung Berapi.
Kira-kira 250 juta tahun yang lalu sebagian besar kerak benua di Bumi merupakan satu massa daratan yang dikenal sebagai Pangea. Kemudian, kira-kira dua ratus juta tahun yang lalu selama Periode Trias, Pangea terpecah menjadi dua benua besar yaitu Laurasia, yang sekarang terdiri dari Amerika Utara, Eropa, sebagian Asia Tengah dan Asia Timur; dan Gondwana yang terdiri dari Amerika Selatan, Afrika, India, Australia dan bagian Asia lainnya. Bagian-bagian dan dua benua besar ini kemudian terpecah-pecah, hanyut dan bertubrukan dengan bagian lain.
Interpretasi yang terbaru didasar kan pada distribusi berbagai pecahan yang disebut "terranes", yang memiliki sejarah geologi yang berlainan. Untuk menentukan letak Jawa dan Bali dengan tepat pada peta Pangea hampir mustahil. Pertama, karena penanggalan terhadap batuan sangat sedikit. Kedua karena mungkin bentuk jawa tidak ada sebelum Kala Miosen, dan Bali barangkali baru muncul di atas permukaan laut kira-kira tiga juta tahun yang lalu.
Kira-kira 250 km ke arah selatan jawa dan Bali adalah Palung jawa yang sangat dalam. Di bagian selatan palung ini merupakan bagian dan suatu dangkalan yang dikenal sebagai Dangkalan Indo-Australia, yang terbentuk di bagian dalam samudera di sebelah selatan India dan Australia, dan membentuk pecahan antara Antartika dan Australia.
Pergerakan dangkalan ini ke arah utara terus berlangsung sampai sekarang dengan laju 6 cm/tahun. Pergerakan ini mendesak Dangkalan Sunda dimana Asia Tenggara berada, dan selama berjuta-juta tahun daya yang dihasilkan oleh gerakan ini melipat lapisan-lapisan sedimen tua membentuk deretan pegunungan.
Dangkalan Indo-Australia masuk ke bawah Dangkalan Sunda di sepanjang Palung Jawa, dan selip mendadak yang kadang-kadang terjadi akibat gesekan antara dua dangkalan ini menimbulkan gempa bumi, sedangkan panas yang dihasilkan dari gesekan dua dangkalan ini membentuk kantung-kantung batuan yang mencair di bawah tekanan tinggi. Kantung-kantung ini dapat bocor ke permukaan dan membentuk gunung berapi.
Walaupun batuan vulkanik cukup dominan, daerah sedimentasi juga cukup luas. Luas utama bagian utara dan selatan sedimen moderen yang berasal dari erosi gunung-gunung baru mengendap di atas sedimen tua yang terangkat ke atas karena gerakan yang dahsyat di bawah batuan yang meleleh.
Namun tidak semua batuan sedimen merupakan hasil erosi, karena terdapat daerah batu kapur yang berasal dari suatu masa ketika organisme pembentuk terumbu karang tumbuh subur yang kemudian terangkat ke atas. Misalnya daerah perbukitan kapur di Padalarang Bandung.
Seluruh dataran aluvial di bagian utara Jawa sudah terbentuk dalam waktu 8.000 tahun terakhir, yaitu ketika permukaan laut turun 5-6 m. Dataran ini terbentuk, sebagian karena kipas-kipas aluvial dari limpahan gunung berapi dan sebagian karena dataran pasca-Pliosen yang terangkat ke atas. Proses-proses ini terus berlangsung sampai sekarang.
Salah satu temuan mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan ilmuwan adalah apa yang disebut prinsip antropis. Prinsip ini mengungkapkan bahwa setiap detail yang terdapat di alam semesta telah dirancang dengan ketepatan yang sempurna untuk memungkinkan manusia hidup. Contoh kecil dari prinsip antropis ini dapat kita temukan pada fakta-fakta yang berkaitan dengan keberadaan bumi.
Dalam hal ini, seorang astronom amerika Hugh Ross dalam bukunya yang berjudul 'The Fingerprint of God, Recent Scientific Discoveries Reveal The Unmistakable Identitiy of The Creator' telah membuat daftarnya sendiri yang bisa Anda lihat disini.
Source:
http://id.merbabu.com
Tags: sains, geologi, bumi
Artikel lain yang mungkin Anda sukai :
Dari Manakah Oksigen Bumi Berasal?
Apa Itu lapisan ozon?
Kesempurnaan Desain Bumi yang Diciptakan Tuhan
Apakah Pengaruh Turunnya Aktvitas Matahari pada Bumi?
KEAJAIBAN GEOLOGI
NASA, Foto Terbaru Permukaan Bulan
570-megapixel Dark Energy Camera berharap untuk membuka rahasia alam semesta
Jupiter cukup besar untuk menelan semua planet di tata surya
Mars Rover Curiosity, Robot Paling Canggih Keingintahuan Manusia Mendarat di Mars
Planet-Planet Pemecah Rekor di Alam Semesta
Planet Kepler-22b “Bumi Baru" Yang Berpotensi Mendukung Kehidupan
Menakjubkan, FOTO Close-UP Matahari yang Sesungguhyna
Citra Jakarta Tahun 1976 dan 2004 Versi NASA
Pengembangan Teknologi Nuklir
Penguraian Air Menggunakan Gelombang Radio
Misteri Hilangnya Gas Mulia Xenon
Mengubah Urin Jadi Bahan Bakar Hidrogen
Mengapa gelembung sabun berbentuk bulat?
Suara dari Laboratorium Pemecah Partikel (Particle Smasher)
Dari Manakah Oksigen Bumi Berasal?
Bumi pada awalnya mengandung sedikit sekali oksigen. Oksigen di Bumi terutama berasal dari tanaman-tanaman yang menggunakan karbon dioksida untuk berfotosintesis dan menghasilkan oksigen. Dengan semakin banyaknya tanaman yang terbentuk di Bumi maka jumlah oksigen menjadi semakin banyak.
Sulit untuk menjaga molekul oksigen di sekitar, meskipun fakta bahwa oksigen adalah unsur ketiga yang paling berlimpah di alam semesta, ditempa di superhot, superdense inti bintang, karena oksigen ingin bereaksi, itu dapat bereaksi membentuk senyawa hampir pada semua unsur yang ada di tabel periodik. Jadi, bagaimana bumi berakhir dengan atmosper yang terdiri dari sekitar 21 persen terisi oksigen?
Jawabannya adalah organisme kecil dikenal sebagai cyanobacteria atau ganggang hijau dan biru. Mikroba ini melakukan fotosintesis menggunakan sinar matahari, air dan karbon dioksida untuk menghasilkan karbohidrat dan juga oksigen. Bahkan semua tanaman di bumi memasukkan synbiotic cyanobacteria (dikenal sebagai kloroplas) untuk melakukan fotosintesis. Pada hitungan ribuan tahun sebelum evolusi cyanobacteria ini, Arkean selama beribu-ribu tahun, mikroba yang lebih primitive hidup dengan cara kuno / dengan anaerob (tidak memerlukan udara). Organisme kuno ini turunan “extremophile” berkembang dengan tidak adanya udara dan hanya mengandalkan sulfat untuk kebutuhan energi mereka sehari-hari. Tapi sekitar 2.45 miliar tahun lalu, radio isotop belerang berubah, yang menunjukkan bahwa untuk pertama kalinya oksigen menjadi komponen penting dari atmosfer bumi, menurut sebuah koran di Science 2000. pada waktu kira-kira sama (dan untuk ribuan tahun setelahnya), besi teroksidasi mulai muncul di tanah kuno dan gabungan dari besi yang diendapkan di dasar laut, merupakan produk reaksi dengan oksigen dalam air laut.
“Apa yang kelihatannya adalah bahwa oksigen pertama kali diproduksi sekitar 2,7 miliar menjadi 2,8 miliar tahun yang lalu. Perlu waktu tinggal di atmosfer sekitar 2.45 miliar tahun. Kelihatannya seolah-olah ada selang waktu yang signifikan antara munculnya organisme penghasil oksigen dan oksigenasi aktual dari atmosfer.
Yang paling penting adalah bagaimana jumlah oksigen atmosfer mencapai tingkat sekarang? Yaitu ketiga terbanyak di bumi. “Ini tidak mudah mengapa harus seimbang pada 21 persen lebih dari 10 atau 40 persen,” catatan Geoscientist James Kasting dari Pennsylvania State University.” “Kami tidak memahami sistem kontrol oksigen modern yang baik.” Iklim, vulkanisme, lempeng tektonik semua memainkan peran penting dalam mengatur tingkat oksigen selama berbagai periode waktu. Namun tak seorang pun telah datang dengan batu-tes yang solid untuk menentukan kandungan oksigen yang tepat dari atmosfer pada suatu waktu dari catatan geologi. Tapi satu hal yang jelas tentang asal-usul oksigen dalam atmosfer bumi berasal dari satu hal yaitu kehidupan.
Tags: sains, bumi, geologi
Apakah Pengaruh Turunnya Aktvitas Matahari pada Bumi?KEAJAIBAN GEOLOGI10 Ikan Prasejarah Yang Masih HidupNASA, Foto Terbaru Permukaan Bulan570-megapixel Dark Energy Camera berharap untuk membuka rahasia alam semestaJupiter cukup besar untuk menelan semua planet di tata suryaMars Rover Curiosity, Robot Paling Canggih Keingintahuan Manusia Mendarat di MarsPlanet-Planet Pemecah Rekor di Alam SemestaGalaksi Bimasakti Dipenuhi 160 Miliar PlanetPlanet Kepler-22b “Bumi Baru" Yang Berpotensi Mendukung KehidupanFakta Mengerikan Seputar Perjalanan ke Ruang AngkasaDitemukan Awan Air Terbesar di Jagad RayaUkuran Alam Semesta 250 Kali Lipat Lebih LuasTeori Relativitas Einstein yang Dibuktikan NASAFoto Planet Merkurius dari Jarak 193 KmInfografis Yuri Gagarin Manusia Pertama Yang Berhasil Menembus Luar AngkasaDitemukan Medan Magnet, Jalan Lolos dari Black HoleMenakjubkan, FOTO Close-UP Matahari yang SesungguhynaCitra Jakarta Tahun 1976 dan 2004 Versi NASAMisteri Hilangnya Gas Mulia XenonSuara dari Laboratorium Pemecah Partikel (Particle Smasher)
Pengembangan Teknologi Nuklir
Sulit untuk menjaga molekul oksigen di sekitar, meskipun fakta bahwa oksigen adalah unsur ketiga yang paling berlimpah di alam semesta, ditempa di superhot, superdense inti bintang, karena oksigen ingin bereaksi, itu dapat bereaksi membentuk senyawa hampir pada semua unsur yang ada di tabel periodik. Jadi, bagaimana bumi berakhir dengan atmosper yang terdiri dari sekitar 21 persen terisi oksigen?
Jawabannya adalah organisme kecil dikenal sebagai cyanobacteria atau ganggang hijau dan biru. Mikroba ini melakukan fotosintesis menggunakan sinar matahari, air dan karbon dioksida untuk menghasilkan karbohidrat dan juga oksigen. Bahkan semua tanaman di bumi memasukkan synbiotic cyanobacteria (dikenal sebagai kloroplas) untuk melakukan fotosintesis. Pada hitungan ribuan tahun sebelum evolusi cyanobacteria ini, Arkean selama beribu-ribu tahun, mikroba yang lebih primitive hidup dengan cara kuno / dengan anaerob (tidak memerlukan udara). Organisme kuno ini turunan “extremophile” berkembang dengan tidak adanya udara dan hanya mengandalkan sulfat untuk kebutuhan energi mereka sehari-hari. Tapi sekitar 2.45 miliar tahun lalu, radio isotop belerang berubah, yang menunjukkan bahwa untuk pertama kalinya oksigen menjadi komponen penting dari atmosfer bumi, menurut sebuah koran di Science 2000. pada waktu kira-kira sama (dan untuk ribuan tahun setelahnya), besi teroksidasi mulai muncul di tanah kuno dan gabungan dari besi yang diendapkan di dasar laut, merupakan produk reaksi dengan oksigen dalam air laut.
![]() |
| Cyanobacteria |
Yang paling penting adalah bagaimana jumlah oksigen atmosfer mencapai tingkat sekarang? Yaitu ketiga terbanyak di bumi. “Ini tidak mudah mengapa harus seimbang pada 21 persen lebih dari 10 atau 40 persen,” catatan Geoscientist James Kasting dari Pennsylvania State University.” “Kami tidak memahami sistem kontrol oksigen modern yang baik.” Iklim, vulkanisme, lempeng tektonik semua memainkan peran penting dalam mengatur tingkat oksigen selama berbagai periode waktu. Namun tak seorang pun telah datang dengan batu-tes yang solid untuk menentukan kandungan oksigen yang tepat dari atmosfer pada suatu waktu dari catatan geologi. Tapi satu hal yang jelas tentang asal-usul oksigen dalam atmosfer bumi berasal dari satu hal yaitu kehidupan.
Tags: sains, bumi, geologi
Artikel lain yang mungkin Anda sukai :
Apakah Pengaruh Turunnya Aktvitas Matahari pada Bumi?KEAJAIBAN GEOLOGI10 Ikan Prasejarah Yang Masih HidupNASA, Foto Terbaru Permukaan Bulan570-megapixel Dark Energy Camera berharap untuk membuka rahasia alam semestaJupiter cukup besar untuk menelan semua planet di tata suryaMars Rover Curiosity, Robot Paling Canggih Keingintahuan Manusia Mendarat di MarsPlanet-Planet Pemecah Rekor di Alam SemestaGalaksi Bimasakti Dipenuhi 160 Miliar PlanetPlanet Kepler-22b “Bumi Baru" Yang Berpotensi Mendukung KehidupanFakta Mengerikan Seputar Perjalanan ke Ruang AngkasaDitemukan Awan Air Terbesar di Jagad RayaUkuran Alam Semesta 250 Kali Lipat Lebih LuasTeori Relativitas Einstein yang Dibuktikan NASAFoto Planet Merkurius dari Jarak 193 KmInfografis Yuri Gagarin Manusia Pertama Yang Berhasil Menembus Luar AngkasaDitemukan Medan Magnet, Jalan Lolos dari Black HoleMenakjubkan, FOTO Close-UP Matahari yang SesungguhynaCitra Jakarta Tahun 1976 dan 2004 Versi NASAMisteri Hilangnya Gas Mulia XenonSuara dari Laboratorium Pemecah Partikel (Particle Smasher)
Gempa Besar Geser Jepang dan Mengubah Poros Bumi
Gempa bumi berkekuatan 8.9 skala Richter yang disusul dengan tsunami membuat pulau utama Jepang bergeser hingga 2,4 meter. Gempa ini juga dilaporkan telah menggeser poros bumi.
Menurut Kenneth Hudnut, ahli geofisika dari badan Survey Geologi Amerika Serikat (USGS), dilansir dari laman CNN. "Sampai saat ini, kami mendapati salah satu stasiun GPS kami bergeser (2,4 meter), kami juga melihat peta dari GSI (Geospatial Information Authority) di Jepang, memperlihatkan perubahan pola di lokasi yang luas, sama dengan perubahan massa daratan."
Sementara itu, laporan dari Institut Vulkanologi dan Geofisika di Italia menunjukkan gempa yang terdashyat di Jepang dalam kurun waktu 140 tahun tersebut juga telah menggeser poros bumi hingga 10 sentimeter.
Gempa bumi besar, disusul dengan tsunami setinggi lebih dari 10 meter, yang terjadi pada Jumat, 11 Maret lalu, menyebabkan sedikitnya 600 orang tewas dan ribuan lainnya terluka. Sebanyak 50 negara di sekitar Jepang langsung membunyikan alarm waspada tsunami. Lebih dari 140 gempa susulan yang berkekuatan 5 skala Richter lebih terjadi dalam waktu 24 jam.
Menurut Shengzao Chen, ahli geofisika USGS, gempa terjadi saat kerak bumi di sebelah timur Jepang dengan lebar 400 kilometer dan panjang 160 kilometer pecah karena lempeng tektonik bergeser lebih dari 18 meter.
Jepang terletak di sepanjang "cincin api" Pasifik, sebuah wilayah dengan aktivitas vulkanis dan seismik yang tinggi. Wilayah ini terbentang dari Selandia Baru, melalui Jepang, Alaska dan pantai barat Amerika Selatan.
Mengenal Gunung Bromo
Mengeral Bromo tentunya tidak akan pernah lepas dari Kaldera Tengger. Kaldera Tengger ini memiliki panorama yang sangat menarik, karena tidak hanya bentang alam vulkanik yang hanya bentuk kerucut saja yang terlihat, didalam kaldera ini ada bermacam-macam bentang alam yg sangat indah.
Kaldera Tengger
Salah satu keuninkan dari Gunung Bromo adalah adanya Kaldera Tengger. Kaldera Tengger berukuran lebar sekitar 16-km terletak di ujung utara sebuah gunungapi massif yang membentang dari gunung Semeru. Kompleks vulkanik Tengger diperkirakan mengalami aktifitas besar-besaran sekitar 820.000 tahun yang lalu.
Gunung ini terdiri dari lima stratovolcanoes yang saling tumpang tindih, masing-masing dipotong oleh sebuah kaldera. kubah lava, kerucut piroklastik, dan maar yang menduduki sisi-sisi massif tersebut.
Kaldera Tengger
Salah satu keuninkan dari Gunung Bromo adalah adanya Kaldera Tengger. Kaldera Tengger berukuran lebar sekitar 16-km terletak di ujung utara sebuah gunungapi massif yang membentang dari gunung Semeru. Kompleks vulkanik Tengger diperkirakan mengalami aktifitas besar-besaran sekitar 820.000 tahun yang lalu.
Gunung ini terdiri dari lima stratovolcanoes yang saling tumpang tindih, masing-masing dipotong oleh sebuah kaldera. kubah lava, kerucut piroklastik, dan maar yang menduduki sisi-sisi massif tersebut.
Kaldera Ngadisari yang berada pada ujung Timurlaut dari kompleks ini terbentuk sekitar 150.000 tahun yang lalu dan kini telah mengering karena diperkirakan airnya mengalir melalui Lembah Sapikerep. Yang paling menarik dari kaldera Tengger adalah adanya “lautan pasir” seluas 9 x 10 km yang terletak pada ujung Barat daya dari kompleks ini. Komplek ini diperkirakan terbentuk secara bertahap selama Pleistosen akhir dan Holosen awal, atau sekitar 2 juta tahun lalu. Sebuah cluster tumpang tindih kerucut pasca kaldera dibangun di lantai kaldera lautan pasir dalam beberapa ribu tahun terakhir.
Dalam peta jadul Kaldera Tengger digambarkan seperti dibawah ini
Tengger digambarkan oleh FR Junghuhn tahun 1844. Lihat keunikannya dalam menggambarkan lereng dengan teknik arsir (hachure).
Sad Agus seorang geologist di IAGI menjelaskan bahwa keadaan topografi bervariasi dari bergelombang dengan lereng yang landai sampai berbukit bahkan bergunung dengan derajat kemiringan yang tegak. Ketinggian tempat antara 750 – 3.676 m dpl. Dengan puncak tertinggi G. Semeru 3.676 m dpl. (merupakan gunung tertinggi di P. Jawa) dan terdapat 4 buah danau dan 50 buah sungai. Selain didominasi oleh pegunungan, di dalam kawasan taman nasional juga terdapat 4 buah danau (ranu) masing-masing : Ranu Pani (1 ha), Ranu Regulo (0,75 ha), Ranu Kumbolo (14 ha) dan Ranu darungan (0,5 ha). Suhu udara berkisar antara 3 s/d 20 derajat Celcius, curah hujan rata-rata 6.604 mm/tahun dan kunjungan terbaik pada bulan Juli – Agustus.
Bromo adalah gunungapi tipe cinder cone, gunungapi yang terutama dibentuk oleh litifikasi abu gunungapi, yang berada di dalam kaldera Tengger. Kaldera Tengger berukuran hampir 100 km2, dasarnya tertutup oleh endapan pasir lepas hasil erupsi. Dari kaldera ini muncul lima gunungapi : Bromo, Widodaren, Kursi, Giri, Batok – tetapi yang aktif hanya Bromo. Di dekat Kaldera Tengger ada gunungapi lain, yaitu Semeru. Catatan pertamanya sudah sejak 1775. Sampai sekarang, sudah tercatat sekitar 50 x letusan. Umumnya tipe letusannya Strombolian. Letusan Bromo bersifat ledakan dengan melontarkan bom gunungapi, lapili, pasir, dan abu yang umumnya hanya mempengaruhi sekitar puncak saja. Dalam sejarahnya, Bromo belum pernah tercatat mengalirkan lava. Abu letusannya kadang2 merusak perkebunan di sekitarnya, seperti pada tahun 1915 dan 1948. Sejak 1989, Gunung
Bromo telah dipantau secara terus-menerus dari pos pengamatan Cemorolawang di pinggir kaldera Tengger. Seismisitas Gunung Bromo umumnya disebabkan gempa volkanik dangkal, gempa tektonik, pengeluaran gas, serta beberapa gempa dari letusan Semeru.
Anak bungsu dari kompleks ini adalah Bromo, salah satu gunung berapi yang paling aktif di Jawa dan paling sering dikunjungi.
Erupsi gunung Bromo tercatat pada : 1804, 1815, 1820, 1822, 1825, 1829, 1830, 1835, 1842, 1843, 1844, 1856, 1857, 1858, 1858, 1859, 1860, 1865, 1865, 1866, 1867-68, 1877, 1885, 1885-86, 1886, 1886-87, 1888(?), 1890, 1893, 1896, 1906-07, 1907, 1907-08, 1909, 1910, 1915-16, 1921, 1922, 1928, 1930, 1935, 1939, 1940, 1948, 1950, 1955, 1956, 1972, 1980, 1983(?), 1983, 1984, 1995 (March-May), 1995 (Sep-Dec), 2000 (Nov)-20001 (Jan), 2004 (June).
Gunung Bromo yang berada dalam kaldera Tengger ini termasuk gunung yang sangat aktif. Erupsi yang terrekam sejak 1800 ini memiliki jeda antara 16 hingga setahun 2 kali.
Sejarah Letusan
Berdasarkan catatan sejarah, letusan atau peningkatan kegiatan vulkanik Gunungapi Bromo mulai tercatat sejak tahun 1804, erupsinya dapat berlangsung pendek yaitu beberapa hari saja (contoh : 12 – 14 Juni 1860) tetapi dapat pula berlangsung satu bulan atau lebih secara terus menerus.
Erupsi Bromo 8 June 2004 dari jarak 2.2 km. Dimbil 9 menit setelah erupsi.
Daur erupsi Gunungapi Bromo tidak menentu yaitu masa istirahat terpendek kurang dari satu tahun sedangkan masa istirahat terpanjang 16 tahun.
Peningkatan kegiatan/letusan yang tercatat dalam sejarah aktifitas vulkanik Gunungapi Bromo sejak lebih kurang 200 tahun yang lalu.
Karakter Letusan :
Sepanjang sejarah letusan, setiap kali erupsi menyemburkan abu, pasir, lapilli, dan kadang-kadang melontarkan bongkah lava dan bom vulkanik, kecuali pada kegiatan 1980, pada dasar kawah terbentuk sumbat lava.
Periode letusan :
Periode erupsi dapat berlangsung pendek yaitu beberapa hari saja (12 – 14 Juni 1860), tetapi dapat pula berlangsung satu bulan atau lebih secara terus menerus.
Daur erupsi gunungapi Bromo tidak menentu yaitu masa istirahat terpendek kurang dari satu tahun sedangkan masa istirahat terpanjang 16 tahun.
Status AWAS Bromo mulai 23 November 2010
Bromo statusnya dinaikkan menjadi Siaga pada Pukul 8.00 WIB, tetapi pada pukul 11.00 WIB, tremor sudah semakin lama semakin meningkat secara menerus, maka per pukul 15.30 WIB, Kepala PVMBG, Dr Surono menaikan Bromo menjadi AWAS !
Sumber :
Data Dasar Gunungapi Indonesia, Kusumadinata, 1979.
Dongeng Geologi
Artikel lain yang mungkin Anda sukai :
Sejarah Gunung Merapi Sejak 700 Ribu Tahun Yang LaluIndonesia Memiliki Potensi Geotermal Terbesar di DuniaAwal Mula Terbentuknya BumiDari Manakah Oksigen Bumi Berasal?KEAJAIBAN GEOLOGITempat-tempat Menakjubkan di Muka BumiJika Gunung Ini Meletus, 2/3 Amerika Akan HancurLetusan Gunung Api Dahsyat Musnahkan Nenek Moyang Dinosaurus
Artikel lain yang mungkin Anda sukai :
Sejarah Gunung Merapi Sejak 700 Ribu Tahun Yang LaluIndonesia Memiliki Potensi Geotermal Terbesar di DuniaAwal Mula Terbentuknya BumiDari Manakah Oksigen Bumi Berasal?KEAJAIBAN GEOLOGITempat-tempat Menakjubkan di Muka BumiJika Gunung Ini Meletus, 2/3 Amerika Akan HancurLetusan Gunung Api Dahsyat Musnahkan Nenek Moyang Dinosaurus
Sejarah Gunung Merapi Sejak 700 Ribu Tahun Yang Lalu
Tentunya menghindari bahayanya serta memanfaatkan faedahnya tidak hanya diperlukan ketika sedang membutuhkan saja. Cerita sejarah gunung Merapi juga menarik utk diketahui sebagai pengetahuan bagi kita yang awam volkanologi. Dibawah ini tulisan dari Badan Geologi mengenai sejarah Gunung Merapi yang pada bulan Oktober 2010 lalu bergolak.
SEJARAH GEOLOGI
Hasil penelitian stratigrafi menunjukkan sejarah terbentuknya Merapi sangat kompleks. Wirakusumah (1989) membagi Geologi Merapi menjadi 2 kelompok besar yaitu Merapi Muda dan Merapi Tua. Penelitian selanjutnya (Berthomier, 1990; Newhall & Bronto, 1995; Newhall et.al, 2000) menemukan unit-unit stratigrafi di Merapi yang semakin detil. Menurut Berthommier,1990 berdasarkan studi stratigrafi, sejarah Merapi dapat dibagi atas 4 bagian :
PRA MERAPI (+ 400.000 tahun lalu)
Disebut sebagai Gunung Bibi dengan magma andesit-basaltik berumur ± 700.000 tahun terletak di lereng timur Merapi termasuk Kabupaten Boyolali. Batuan gunung Bibi bersifat andesit-basaltik namun tidak mengandung orthopyroxen. Puncak Bibi mempunyai ketinggian sekitar 2050 m di atas muka laut dengan jarak datar antara puncak Bibi dan puncak Merapi sekarang sekitar 2.5 km. Karena umurnya yang sangat tua Gunung Bibi mengalami alterasi yang kuat sehingga contoh batuan segar sulit ditemukan.
MERAPI TUA (60.000 – 8000 tahun lalu)
Pada masa ini mulai lahir yang dikenal sebagai Gunung Merapi yang merupakan fase awal dari pembentukannya dengan kerucut belum sempurna. Ekstrusi awalnya berupa lava basaltik yang membentuk Gunung Turgo dan Plawangan berumur sekitar 40.000 tahun. Produk aktivitasnya terdiri dari batuan dengan komposisi andesit basaltic dari awanpanas, breksiasi lava dan lahar.
MERAPI PERTENGAHAN (8000 – 2000 tahun lalu)
Terjadi beberapa lelehan lava andesitik yang menyusun bukit Batulawang dan Gajahmungkur, yang saat ini nampak di lereng utara Merapi. Batuannya terdiri dari aliran lava, breksiasi lava dan awan panas. Aktivitas Merapi dicirikan dengan letusan efusif (lelehan) dan eksplosif. Diperkirakan juga terjadi letusan eksplosif dengan “de¬bris-avalanche” ke arah barat yang meninggalkan morfologi tapal-kuda dengan panjang 7 km, lebar 1-2 km dengan beberapa bukit di lereng barat. Pada periode ini terbentuk Kawah Pasarbubar.
MERAPI BARU (2000 tahun lalu – sekarang)
Dalam kawah Pasarbubar terbentuk kerucut puncak Merapi yang saat ini disebut sebagai Gunung Anyar yang saat ini menjadi pusat aktivitas Merapi. Batuan dasar dari Merapi diperkirakan berumur Merapi Tua. Sedangkan Merapi yang sekarang ini berumur sekitar 2000 tahun. Letusan besar dari Merapi terjadi di masa lalu yang dalam sebaran materialnya telah menutupi Candi Sambisari yang terletak ± 23 km selatan dari Merapi. Studi stratigrafi yang dilakukan oleh Andreastuti (1999) telah menunjukkan bahwa beberapa letusan besar, dengan indek letusan (VEI) sekitar 4, tipe Plinian, telah terjadi di masa lalu. Letusan besar terakhir dengan sebaran yang cukup luas menghasilkan Selokopo tephra yang terjadi sekitar sekitar 500 tahun yang lalu. Erupsi eksplosif yang lebih kecil teramati diperkirakan 250 tahun lalu yang menghasilkan Pasarbubar tephra. Skema penampang sejarah geologi Merapi menurut Berthommier, 1990.
Peta menunjukkan sebaran endapan awanpanas Merapi 1911-2006. Hanya wilayah timur lereng yang bebas dari arah aliran awapanas dalam kurun waktu tersebut.
SEJARAH ERUPSI
Tipe erupsi Gunung Merapi dapat dikategorikan sebagai tipe Vulkanian lemah. Tipe lain seperti Plinian (contoh erupsi Vesuvius tahun 79) merupakan tipe vulkanian dengan daya letusan yang sangat kuat. Erupsi Merapi tidak begitu eksplosif namun demikian aliran piroklastik hampir selalu terjadi pada setiap erupsinya. Secara visual aktivitas erupsi Merapi terlihat melalui proses yang panjang sejak dimulai dengan pembentukan kubah lava, guguran lava pijar dan awanpanas (pyroclastic flow).
Merapi termasuk gunungapi yang sering meletus. Sampai Juni 2006, erupsi yang tercatat sudah mencapai 83 kali kejadian. Secara rata-rata selang waktu erupsi Merapi terjadi antara 2 – 5 tahun (periode pendek), sedangkan selang waktu periode menengah setiap 5 – 7 tahun. Merapi pernah mengalami masa istirahat terpanjang selama >30 tahun, terutama pada masa awal keberadaannya sebagai gunungapi. Memasuki abad 16 kegiatan Merapi mulai tercatat cukup baik. Pada masa ini terlihat bahwa waktu istirahat terpanjang pernah dicapai selama 71 tahun ketika jeda antara tahun 1587 sampai dengan tahun 1658.
Sejarah letusan gunung Merapi mulai dicatat (tertulis) sejak tahun 1768. Namun demikian sejarah kronologi letusan yang lebih rinci baru ada pada akhir abad 19. Ada kecenderungan bahwa pada abad 20 letusan lebih sering dibanding pada abad 19. Hal ini dapat terjadi karenapencatatan suatu peristiwa pada abad 20 relatif lebih rinci. Pemantauan gunungapi juga baru mulai aktif dilakukan sejak awal abad 20. Selama abad 19 terjadi sekitar 20 letusan, yang berarti interval letusan Merapi secara rata-rata lima tahun sekali. Letusan tahun 1872 yang dianggap sebagai letusan terakhir dan terbesar pada abad 19 dan 20 telah menghasilkan Kawah Mesjidanlama dengan diameter antara 480-600m. Letusan berlangsung selama lima hari dan digolongkan dalam kelas D. Suara letusan terdengar sampai Kerawang, Madura dan Bawean. Awanpanas mengalir melalui hampir semua hulu sungai yang ada di puncak Merapi yaitu Apu, Trising, Senowo, Blongkeng, Batang, Woro, dan Gendol.
Awanpanas dan material produk letusan menghancurkan seluruh desa-desa yang berada di atas elevasi 1000m. Pada saat itu bibir kawah yang terjadi mempunyai elevasi 2814m (;bandingkan dengan saat ini puncak Merapi terletak pada elevasi 2968m). Dari peristiwa-peristiwa letusan yang telah lampau, perubahan morfologi di tubuh Gunung dibentuk oleh lidah lava dan letusan yang relatif lebih besar. Gunung Merapi merupakan gunungapi muda. Beberapa tulisan sebelumnya menyebutkan bahwa sebelum ada Merapi, telah lebih dahuiu ada yaitu Gunung Bibi (2025m), lereng timurlaut gunung Merapi. Namun demikian tidak diketahui apakah saat itu aktivitas vulkanik berlangsung di gunung Bibi. Dari pengujian yang dilakukan, G. Bibi mempunyai umur sekitar 400.000 tahun artinya umur Merapi lebih muda dari 400.000 tahun. Setelah terbentuknya gunung Merapi, G. Bibi tertimbun sebagian sehingga saat ini hanya kelihatan sebagian puncaknya. Periode berikutnya yaitu pembentukan bukit Turgo dan Plawangan sebagai awal lahirnya gunung Merapi. Pengujian menunjukkan bahwa kedua bukit tersebut berumur sekitar maksimal 60.000 tahun (Berthomrnier, 1990). Kedua bukit mendominasi morfologi lereng selatan gunung Merapi.
Pada elevasi yang lebih tinggi lagi terdapat satuan-satuan lava yaitu bukit Gajahmungkur, Pusunglondon dan Batulawang yang terdapat di lereng bagian atas dari tubuh Merapi. Susunan bukit-bukit tersebut terbentuk paling lama pada, 6700 tahun yang lalu (Berthommier,1990). Data ini menunjukkan bahwa struktur tubuh gunung Merapi bagian atas baru terbentuk dalam orde ribuan tahun yang lalu. Kawah Pasarbubar adalah kawah aktif yang menjadi pusat aktivitas Merapi sebelum terbentuknya puncak.
Diperkirakan bahwa bagian puncak Merapi yang ada di atas Pasarbubar baru terbentuk mulai sekitar 2000 tahun lalu. Dengan demikian jelas bahwa tubuh gunung Merapi semakin lama semakin tinggi dan proses bertambahnya tinggi dengan cepat nampak baru beberapa ribu tahun lalu. Tubuh puncak gunung Merapi sebagai lokasi kawah aktif saat ini merupakan bagian yang paling muda dari gunung Merapi. Bukaan kawah yang terjadi pernah mengambil arah berbeda-beda dengan arah letusan yang bervariasi. Namun demikian sebagian letusan mengarah ke selatan, barat sampai utara. Pada puncak aktif ini kubah lava terbentuk dan kadangkala terhancurkan oleh letusan. Kawah aktif Merapi berubah-ubah dari waktu ke waktu sesuai dengan letusan yang terjadi. Pertumbuhan kubah lava selalu mengisi zona-zona lemah yang dapat berupa celah antara lava lama dan lava sebelumnya dalam kawah aktif Tumbuhnya kubah ini ciapat diawali dengan letusan ataupun juga sesudah letusan. Bila kasus ini yang terjadi, maka pembongkaran kubah lava lama dapat terjadi dengan membentuk kawah baru dan kubah lava baru tumbuh dalam kawah hasil letusan. Selain itu pengisian atau tumbuhnya kubah dapat terjadi pada tubuh kubah lava sebelumnya atau pada perbatasan antara dinding kawah lama dengan lava sebelumnya. Sehingga tidak mengherankan kawahkawah letusan di puncak Merapi bervariasi ukuran maupun lokasinya. Sebaran hasil letusan juga berpengaruh pada perubahan bentuk morfologi, terutama pada bibir kawah dan lereng bagian atas. Pusat longsoran yang terjadi di puncak Merapi, pada tubuh kubah lava biasanya pada bagian bawah yang merupakan akibat dari terdistribusikannya tekanan di bagian bawah karena bagian atas masih cukup kuat karena beban material.
Lain halnya dengan bagian bawah yang akibat dari desakan menimbulkan zona-zona lemah yang kemudian merupakan pusat-pusat guguran. Apabila pengisian celah baik oleh tumbuhnya kubah masih terbatas jumlahnya, maka arah guguran lava masih dapat terkendali dalam celah yang ada di sekitarnya. Namun apabila celah-celah sudah mulai penuh maka akan terjadi penyimpangan-penyimpangan tumbuhnya kubah. Sehingga pertumbuhan kubah lava yang sifat menyamping (misal, periode 1994 – 1998) akan mengakibatkan perubahan arah letusan. Perubahan ini juga dapat terjadi pada jangka waktu relatif pendek dan dari kubah lava yang sama. Pertumbuhan kubah lava ini berkembang dari simetris menjadi asimetris yang berbentuk lidah lava. Apabila pertumbuhan menerus dan kecepatannya tidak sama, maka lidah lava tersebut akan mulai membentuk morfologi bergelombang yang akhirnya menjadi sejajar satu sama lain namun masih dalam satu tubuh. Alur pertumbuhannya pada suatu saat akan mencapai titik kritis dan menyimpang menimbulkan guguran atau longsoran kubah. Kronologi semacam ini teramati pada th 1943 (April sampai Mei 1943).
Penumpukan material baru di daerah puncak akibat dari pertumbuhan kubah terutama terlihat dari perubahan ketinggian maksimum dari puncak Merapi. Beberapa letusan yang dalam sejarah telah mengubah morfologi puncak antara lain letusan periode 18221823 yang menghasilkan kawah berdiameter 600m, periode 1846 – 1848 (200m), periode 1849 (250 – 400m), periode 1865 – 1871 (250m), 1872 – 1873 (480 – 600 m), 1930, 1961.
Sumber artikel :
Badan Geologi
Artikel Terkait:
Indonesia Memiliki Potensi Geotermal Terbesar di DuniaAwal Mula Terbentuknya BumiDari Manakah Oksigen Bumi Berasal?KEAJAIBAN GEOLOGITempat-tempat Menakjubkan di Muka BumiJika Gunung Ini Meletus, 2/3 Amerika Akan HancurLetusan Gunung Api Dahsyat Musnahkan Nenek Moyang DinosaurusMengenal Gunung Bromo
Indonesia Memiliki Potensi Geotermal Terbesar di DuniaAwal Mula Terbentuknya BumiDari Manakah Oksigen Bumi Berasal?KEAJAIBAN GEOLOGITempat-tempat Menakjubkan di Muka BumiJika Gunung Ini Meletus, 2/3 Amerika Akan HancurLetusan Gunung Api Dahsyat Musnahkan Nenek Moyang DinosaurusMengenal Gunung Bromo
Subscribe to:
Posts (Atom)
Recent Posts
Popular Posts
-
A little knowledge that acts is worth infinitely more than much knowledge that is idle. Sedikit pengetahuan yang bertindak jauh lebih berh...
-
Untuk Anda pengguna Android, bisa update status Facebook via Android atau pun via apa aja dengan menggunakan aplikasi Status Via yang bisa A...
-
Lenovo meluncurkan smartphone Android murah untuk bersaing dengan perangkat murah Samsung yang juga telah diluncurkan, dan A369i bukan sa...
-
Update terbaru dari Google Play Store versi 3.10.14 dengan membawa perubahan dan perbaikan serta fitur baru. Untuk diperhatikan bahwa updat...
-
Apa maksudnya pesan Windows 7 Build 7600 This Copy of Windows Is Not Genuine ? Jika Anda menerima pesan peringatan dan error Windows Acti...
-
Indonesia sebenarnya tak kalah populer dalam menghasilkan situs jejaring sosial. Banyak situs jejaring sosial buatan programmer tanah ai...
-
Jika anda memiliki modem smartfren, dan ingin mendapatkan koneksi internet cepat, kita bisa menggunakan DNS Server alternatif. Berikut DN...
-
Setelah seri Galaxy Note , sekarang Samsung mengumumkan dua smartphone baru dari subfamili Galaxy - Galaxy mega 6.3 dan Galaxy mega 5.8. Mes...
-
2013 mulai sedikit lebih menarik, dengan hadirnya tablet-tablet baru yang mulai berkecambah. Tentu saja, semua menantikan ketika Google meng...
-
Your personality will become more attractive not because you never fail, but because you fail many times – but continue fighting until y...
Recent Comments
Labels
android
ponsel
smartphone
teknologi
sains
news
komputer
tips trik
samsung
tablet android
internet
kesehatan
gadget
aplikasi
google
hardware
software
aplikasi android
astronomi
riset
facebook
unik
laptop
nokia
download
game
berita teknologi
lingkungan
kimia
lenovo
Sony
dunia islam
acer
handphone
psikologi
blackberry
bumi
windows
Asus
islam
linux
microsoft
nasa
apple
pendidikan
biologi
ekonomi
motor
notebook
otomotif
ubuntu
fisika
kamera
root
Oppo
foto
geologi
APK
LG
mobil
sejarah
iOS
robot
tutorial blog
pemrograman
Al-Qur'an
buku
mesin
fotografi
seo
blogger
inovasi
software terbaru
Labels
- 1 ghz
- 1080p
- 1Tap Clean
- 3-D printing
- 3D
- 4 inchi
- 4core
- 4G
- 64bit
- A15
- abu dhabi
- Access Point
- acer
- Acer C720P
- Acer Iconia
- Acer Iconia A1-713
- Acer Iconia A1-830
- Acer Iconia Tab
- Acer Iconia W4
- Acer Liquid Z5
- adat
- adb
- adobe
- adsense
- ADSL
- Advan
- Advan T5C
- Advan Vandroid Harvard T3C
- aerodinamis
- aeromodelling
- afganistan
- aids
- air susu ibu
- ajax
- aksesoris
- akuntansi
- Al-Qur'an
- Alcatel
- Alcatel HERO
- Alcatel One Touch
- Alcatel Onetouch D920
- algoritma
- aljabar
- all-in-one-pc
- Alligator Gar
- amazon kindle fire
- amd
- amerika
- amoled
- anak
- anatomi
- android
- android 2.3
- android 4.1
- android 4.2
- android 4.3
- android 4.4
- android 4.o
- Android 5.0
- Android 5.0 Lollipop
- Android Device Manager
- Android Gingerbread
- Android Gingerbread 2.3
- Android L
- Android One
- Android Wear
- Android-x86
- Andromac C
- Andromax G
- Andromax I2
- Andromax R
- Andromax T
- Andromax Tab 8.0
- Andromax U3
- Andromax Z
- Andromixx Pixcom
- aneh
- angiogenesis
- angry birds rovio
- animasi
- antariksa
- antena
- anti virus
- antropologi
- apache
- APK
- aplikasi
- aplikasi android
- aplikasi facebook
- aplikasi kamera
- aplikasi office
- aplikasi terbaru
- Aplikasi web
- App Cache Cleaner
- apple
- Arapaima
- archos
- arkeologi
- ARM cortex
- ART
- arti kata
- Arwana
- asam amino
- asha
- Asha 230
- asteroid
- astrofisika
- astronomi
- astronomi dalam Al qur'an
- astronot
- Asus
- ASUS MeMo Pad
- ASUS Transformer
- ASUS Transformer Book Duet TD300
- ASUS ZenFone 2
- Asus ZenFone 4
- atlantis
- ATM
- atmosfir
- attack kit
- audio codec
- AVG
- axelo
- babi
- bada os
- bahan bakar
- bahasa C++
- bakteri
- bandros
- bandwidth
- banner
- baterai
- bbm
- bbm for android
- bbm gingerbread
- BBM lumia
- bencana
- bencana alam
- bengkel
- berita
- berita teknologi
- best-seller
- biji asam
- binatang
- bintang
- biodiesel
- biografi
- biologi
- biomaterial
- biomedis
- bionik
- Bionz
- BIOS
- bisnis
- bisnis online
- bisphosphonates
- black hole
- blackberry
- blackberry 10
- blackberry code
- blackberry messenger
- blackberry playbook
- Blackberry Z3
- blogger
- BlueStacks
- BlueStacks App Player
- bluetooth
- BMW
- board
- bola
- booting
- borland
- botnet Zeus
- bottleneck
- broadband
- Broadcom
- browser
- bts
- buku
- buku digital
- bulan
- bumi
- buruh
- burung
- Cache
- canggih
- Canon EOS
- canonical
- capital inflow
- cara instal wine di linux mint
- cara instal wine menggunakan terminal
- CEO google
- cerita bijak
- CES 2014
- charger
- chart
- chat
- china
- chip
- chrome
- chrome os
- Chromebook
- chromecast
- Cinnamon
- cinta
- citra
- cloud computing
- coding
- Coelacanth
- cognitive computing
- ColorOS
- computer
- Computer monitor
- corby
- core
- coronal hole
- CPU
- css
- cuaca
- Custom ROM
- cyanobacteria
- CyanogenMod
- cyber crime
- CyberShot
- cyborg
- daftar software terbaik
- Dalvik
- dasar-dasar android
- data center
- dell
- demografi
- dermatology
- desain
- diabetes
- did you know?
- directx
- dirgantara
- discovery
- display
- distro linux
- dns
- do you know?
- domain
- Dong Nguyen
- doodle
- down syndrome
- download
- download gratis
- download program terbaru
- drive
- driver
- DSLR
- dual boot
- dual core
- dukun
- dunia
- dunia islam
- dunia satwa
- e-ktp
- e-learning
- E-TLE
- E.sakazakii
- E7
- earth
- EFI System Partition
- Egoistis
- ekonomi
- Electronic Traffic Law Enforcement
- emas
- Emulator
- emulator android
- energi
- environment
- enzim
- Eric Schmidt
- Error Instalasi
- Eseries
- EVDO
- evolusi
- Exmor
- exynos
- Exynos 5 Octa
- Facebook Lite
- farmasi
- FBI
- fenomena alam
- fiber optik
- fiksi ilmiah
- film
- filosofi
- filsafat
- finlandia
- firefox
- firefox os
- firewall
- firmware
- fisika
- fisiologi
- fitur baru google
- Flappy Bird
- flashdisk
- flickr
- flu
- flu burung
- fobia
- forensik
- format gambar
- fosil
- foto
- Foto Editing
- fotografi
- freeware
- frekuensi
- Frilled Shark
- froyo
- fujitsu
- furcula
- G Pad 8.3
- gadget
- Galaxy ACE 2
- Galaxy Ace 4
- Galaxy Ace Style
- Galaxy Camera
- galaxy core
- galaxy gear
- Galaxy GRAND
- Galaxy Grand 2
- Galaxy J
- galaxy mega
- galaxy note
- galaxy note 10.1
- galaxy note 2
- galaxy note 3
- Galaxy Note 3 Neo
- Galaxy NotePro 12.2
- galaxy round
- galaxy s3 mini
- Galaxy S3 Slim
- Galaxy S4 Active
- galaxy s4 mini
- Galaxy S4 Zoom
- Galaxy S5
- Galaxy S5 Zoom
- galaxy tab
- galaxy tab 3
- galaxy tab 3 kids
- Galaxy Tab 3 Lite
- galaxy trend
- galaxy win
- galaxy Y
- galaxy young
- gambar GIF
- game
- game online
- GamePad
- gangguan tidur
- gaya angkat
- gaya hidup
- Gear 2 Neo
- Gear Fit
- gelombang radio
- gempa
- gen
- genetik
- geodynamo
- geofisika
- geografi
- geologi
- Gigabyte
- Gigabyte Tegra Notes 7
- gingerbread
- Global Positioning System
- gmail
- google adsense
- Google Books
- Google Cast API
- Google Chrome
- google drive
- google glass
- google keep
- google maps
- Google Nexus
- google now launcher
- Google Play Edition
- google play for education
- google play store
- Google Smartwatch
- Google Summer of Code
- google+
- googleX
- GPS
- GPS Status & Toolbox
- GPU
- grafik
- grafologi
- graphics card
- greenpeace
- gsm
- gunung api
- H.265
- H7N9
- hacker
- hacking
- Hagfish
- Haier Maxx
- handphone
- handphone terbaru
- handset
- hangouts
- haram
- harddisk
- hardisk
- hardware
- harga axelo
- harga memory
- harga nexus 4
- harga suzuki axelo
- harga suzuki shogun axelo
- helicopter
- heliosphere
- hewan beracun
- hinode
- hipersonik
- hisense
- Hisense X1
- honami
- honda
- hormon
- hosting
- hotspot
- HP
- hp android terbaru
- Hp Cina
- HP Slate7 Extreme
- HP Slate7 Plus
- hp terkecil
- HTC
- HTC Desire 500
- HTC Desire XC
- htc one
- HTC One M8
- HTC One Max
- htc one mini
- HTC One SC
- HTML
- html5
- Huawei
- Huawei Ascend Mate
- Huawei Ascend P1
- Huawei Ascend W1-C00
- hukum
- humanoid
- hybrid
- IBEX
- IBM
- ice cream sandwich
- iconia
- Iconia A3
- idm
- ikan
- ikan prasejarah
- iklan adsense
- iklim
- ilmu
- ilmu komputer
- ilmu nujum
- ilmuwan
- ilusi optik
- IMO
- india
- indonesia
- indosat
- industri
- info
- infoggraphic
- inggris
- inovasi
- insomnia
- inspirasi
- inspirator
- instal
- intel
- Intel Atom
- internasional
- internet
- iOS
- ios7
- IP address
- iPad
- iPad 2 apple
- iPad 4
- iPad Air
- iPad mini
- iPhone
- iphone 5c
- iphone 5s
- iPhone 6
- iPhone murah
- ips
- IQ
- islam
- ISP
- ISS
- istilah
- ITB
- J2ME
- James Montgomery
- janin
- jantung
- jaringan
- java
- Java Development Kit
- Java Virtual Machine
- javascript
- jejaring sosial
- jelly bean
- jepang
- jerman
- jet tempur
- jin
- JPEG
- K-Lite Codec Pack Mega
- kaca mata 3d
- kaldera
- kamera
- Kamera NX30
- kamera ultrapixel
- kanker
- karir
- kartu grafis
- kata bijak
- kata hikmah
- kata motivasi
- kawasaki
- keajaiban alam
- keamanan
- kebencian
- kehidupan
- kelenjar pituitary
- KEMKOMINFO
- kendali intuitif
- kepribadian
- keracunan
- kernel android
- kernel Linux 2.6.38
- kesehatan
- Ketakutan
- keuangan
- keyboard
- Kickstarter
- kimia
- kisah
- KitKat
- kode rahasia
- komparasi
- komputer
- Komputer Android
- komputer forensik
- komputer kognitif
- komputer portabel
- komputer rakitan
- komputer tablet
- konsep
- konsol game
- kontrol gerak
- korea
- kosmologi
- kota yang hilang
- kriminal
- krisis ekonomi
- kromosom
- kuku
- kustom ROM
- lalulintas
- LAN
- Lancetfish
- langit
- laptop
- laptop terbaru
- Larry Page
- laser
- laut
- layanan awan
- layar
- layar fleksibel
- layar transparan
- lcd
- lemak
- lenovo
- Lenovo A10
- Lenovo A8-50
- Lenovo A805e
- Lenovo A850+
- Lenovo A859
- Lenovo Golden Warrior
- Lenovo K7T Kingdom
- Lenovo S650
- Lenovo S660
- Lenovo S898T
- Lenovo S930
- Lenovo Vibe Shot
- Lenovo Vibe X
- Lenovo Vibe Z
- lensa
- LG
- LG G Pad 8.3
- LG G Watch
- LG G2
- LG Optimus
- LG Optimus L1 II
- life style
- lingkungan
- linux
- Linux Mint
- LIPI
- List of Ubuntu releases
- listrik
- low-end
- LTE
- luar angkasa
- lucu
- lumia
- lumia 1020
- lumia 1520
- Lumia 525
- lunar perigee
- maag
- Mac OS
- Mac Pro
- Macbook Pro
- makanan
- makrokosmos
- malas
- Malaysia
- malware
- manajemen
- manual update
- manusia
- maps
- mario teguh
- mars
- masakan
- Master Boot Record
- mata
- matahari
- MATE
- matematika
- medan magnet
- media player
- media streaming
- MediaPad 7 Youth
- medis
- MeeGo
- Meizu
- Meizu MX3
- memory
- mendengkur
- mengapa
- Mengasihani diri
- merapi
- merkurius
- mesin
- mesir
- messenger
- microsoft
- Microsoft Kinect
- microsoft office
- middle-of-the-night insomnia
- mikrobiologi
- mikrokosmos
- mineral
- mini pc
- minyak
- minyak goreng
- misteri
- MIT
- Mito
- mobil
- mobile
- mobile game
- Mobile Hotspot
- mobile technology
- modem
- modem baseband
- molekul
- monitor
- moral
- motherboard
- Moto 360
- Moto G
- moto x
- motoGP
- motor
- motorola
- mouse
- mozilla
- ms word
- mualaf
- multi-core
- Multi-core processor
- musik
- MySQL
- nanopartikel
- nanoshell
- nanoteknologi
- nanowires
- narkoba
- Narsistik
- nasa
- nasional
- nationalgeographic
- Natty Narwhal Transmission 2 ubuntu
- Near Field Communication
- nebula
- netbook
- new
- New Andromax I
- New Andromax V
- new technology
- newkia
- news
- nexian
- Nexus
- nexus 10
- nexus 4
- Nexus 5
- Nexus 6
- nexus 7
- Nexus 9
- nfc
- nintendo
- nirkabel
- nocturnal awakenings
- nokia
- nokia android
- Nokia Asha series
- Nokia Normandy
- Nokia X
- Nokia X+
- Nokia XL
- notebook
- nuklir
- nvidia
- NVIDIA Quadro K6000
- Nvidia Tegra
- obat
- Octa-Core
- office 365
- Office Mobile
- online storage
- open source
- opera
- opera mini
- operating sistem
- opini
- Oppo
- OPPO Find 5 Mini
- Oppo Find 7
- Oppo Find 7a
- Oppo N1
- Oppo N1 MinI
- Oppo R1
- Oppo R5
- Oppo R833T
- Optical Character Recognition
- optik
- Oracle
- orange
- orion
- os
- os bada
- osama
- osteoporosis
- otak
- otomotif
- otomotiv
- overclock
- Overclocking
- Ovi Store
- ozon
- padfone
- paleontologi
- panasonic
- parasit
- partikel
- partisi
- Patofisiologi
- pc game
- pelarangan babi
- pemrograman
- penawar racun jiwa
- pencarian
- pendidikan
- penelitian
- penemu
- pengawetan
- pengetahuan umum
- penuaan
- penyakit
- penyakit ikan
- penyimpanan di awan
- Personal computer
- pesawat masa depan
- pesawat siluman
- pesawat terbang
- pesawat udara
- peta indonesia
- phablet
- phising
- phone
- photoshop
- photothermal
- PHP
- pilkada
- planet
- plastik
- playstation
- PNG
- pohon
- Pokemon Go
- politik
- polusi
- Polypterus Senegalus
- polytron
- ponsel
- Ponsel 4K
- ponsel android terbaik
- ponsel android terbaru
- ponsel china
- ponsel murah
- pornografi
- Pre-order
- Precise Pangolin
- presentasi
- printer
- printer 3-D
- privacy
- profil
- program
- programing
- programmer
- project loon
- project tango
- prosesor
- protokol
- PS2
- PS3
- PS4
- psikologi
- pssi
- quad-core
- Qualcomm Snapdragon 800
- Quickoffice
- qwerty
- racun
- radiasi
- radio zigbee
- radioaktif
- RAM
- ramah lingkungan
- ramalan bintang
- Rasa rendah diri
- Raspberry Pi
- RC6 LibreOffice 3.3.1
- Realitas
- recovery
- religi
- remaja
- remote control
- remote komputer
- renungan
- Repeater
- resep masakan
- review
- review axelo
- review suzuki axelo
- riset
- robot
- rokok
- root
- router
- Rterg
- ruang angkasa
- rumor
- rupiah
- s-40
- safety car
- sains
- sampah
- samsung
- samsung ativ Q
- Samsung Galaxy
- Samsung Galaxy Alpha
- Samsung Galaxy Beam 2
- Samsung Galaxy Camera 2
- Samsung Galaxy Core 2
- Samsung Galaxy Note
- samsung galaxy s
- samsung galaxy s 3
- Samsung Galaxy S2
- Samsung Galaxy S3 Mini
- samsung galaxy s4
- Samsung Galaxy S5 Mini
- Samsung Galaxy Star 2 Plus
- Samsung Galaxy Tab
- Samsung Galaxy Tab 3 Game Edition
- Samsung Galaxy Y
- Samsung Gear 2
- Samsung Gear Live
- Samuel Wilson
- sandi
- satelit
- satelit messenger
- Sawfish
- sayap
- sci-fi
- science
- scrip
- search
- security
- sejarah
- sejarah ponsel
- seks
- seks bebas
- sel
- selular
- semesta
- semut
- seni
- senjata
- seo
- sepakbola
- serangga
- serba-serbi
- Sergey Brin
- server
- Sigmund Freud
- simbol nasional
- sinar x
- sistem operasi
- Skimming
- sky
- Skype
- slider
- Slideshow
- smart card
- smartbird
- smartfren
- smartfren andro
- smartfren andromax
- Smartfren Andromax V
- smartphone
- smartphone proyektor
- smartphone-talbet
- SmartShot
- SmartTV
- smartwatch
- sms
- sms gratis
- snaptu
- social bot
- software
- software gratis
- software terbaru
- Sony
- sony ericsson
- Sony Xperia E
- Sony Xperia E1
- Sony Xperia L
- sony xperia M
- Sony Xperia Tablet Z
- sony xperia z
- Sony Xperia Z1 Compact
- space
- spam
- spammer
- spektakuler
- spesifikasi suzuki axelo
- sport
- Stagnasi
- steve jobs
- street view
- Sturgeon
- suhu bumi
- superkomputer
- supermoon
- supersonik
- suplemen
- surface
- suzuki
- Suzuki Hayate 125
- suzuki shogun axelo
- symantec
- symbian
- system maintenance
- tablet android
- tablet gaming
- tablet khusus anak
- tablet murah
- tablet pc
- tablet terbaru
- tablet termurah
- tablet tv
- taman nasional
- tanaman
- tcp/ip
- TeamViewer
- tegra 2
- tegra 4
- Tegra Note
- teknologi
- teknologi baru
- teknologi bionik
- teknologi kamera
- teknologi masa depan
- teknologi nano
- teknologi nirkabel
- teknologi terbaik
- teknologi terbaru
- teknologi zaman dahulu
- temperatur
- tenaga surya
- tentang android
- teroris
- tesla
- test
- test psikologis
- Tethering
- Thomas Zilliacus
- tidur
- tilang
- timnas
- tips
- tips kesehatan
- tips trik
- tizen
- toko online
- tokoh
- toleran
- tool
- toolkit
- toshiba
- TouchLess Control
- touchpad
- touchscreen
- Transformer Pad TF701T
- Transparent Displays
- travel
- trigonometri
- tsunami
- tubuh manusia
- tulang
- tumor
- tutorial blog
- tweak android
- ubuntu
- Ubuntu 11.04 Alpha 3
- Ubuntu 12.04.3 LTS
- ubuntu 13.10
- ubuntu edge
- UEFI
- ufo
- ulang alik
- ulat
- Ultra high definition television
- ultrabook
- UltraSharp
- Uncle Sam
- Unified Extensible Firmware Interface
- unik
- universe
- unix
- update
- upgrade gingerbread ke jellybean
- upgrade manual
- UPS
- usb
- usb OTG
- USGS
- utilities
- Vibe X2
- video
- video 4K
- video call
- video codec
- virus
- virus ebola
- virus trojan
- vitamin
- vivo
- voice
- voip
- VP8
- vp9 codec
- VPN
- wabah
- wallpaper
- WAT
- water proof
- Web browser
- web desain
- web kit
- web site
- webcam
- webM
- WebOS
- WebP
- wi-fi
- wifi
- wikileaks
- wikipad
- windows
- windows 10
- windows 7
- windows 8
- windows 8.1
- windows blue
- Windows Phone
- windows phone 7.5
- windows phone 8
- windows RT
- windows xp
- wireless
- Wireless Charging
- wishbone
- WP7
- xampp
- XBox
- xenon
- Xiaomi
- Xiaomi Mi3
- XiaoMi Redmi Note
- xperia
- Xperia C3
- Xperia E3
- Xperia T2 Ultra
- xperia z ultra
- xperia z1
- Xperia Z3
- yahoo
- yamaha
- yogya
- yotaphone
- youtube
- yuri gagarin
- ZenFone 5
- ZenFone 6
- ZTE
Labels
- 1 ghz
- 1080p
- 1Tap Clean
- 3-D printing
- 3D
- 4 inchi
- 4core
- 4G
- 64bit
- A15
- abu dhabi
- Access Point
- acer
- Acer C720P
- Acer Iconia
- Acer Iconia A1-713
- Acer Iconia A1-830
- Acer Iconia Tab
- Acer Iconia W4
- Acer Liquid Z5
- adat
- adb
- adobe
- adsense
- ADSL
- Advan
- Advan T5C
- Advan Vandroid Harvard T3C
- aerodinamis
- aeromodelling
- afganistan
- aids
- air susu ibu
- ajax
- aksesoris
- akuntansi
- Al-Qur'an
- Alcatel
- Alcatel HERO
- Alcatel One Touch
- Alcatel Onetouch D920
- algoritma
- aljabar
- all-in-one-pc
- Alligator Gar
- amazon kindle fire
- amd
- amerika
- amoled
- anak
- anatomi
- android
- android 2.3
- android 4.1
- android 4.2
- android 4.3
- android 4.4
- android 4.o
- Android 5.0
- Android 5.0 Lollipop
- Android Device Manager
- Android Gingerbread
- Android Gingerbread 2.3
- Android L
- Android One
- Android Wear
- Android-x86
- Andromac C
- Andromax G
- Andromax I2
- Andromax R
- Andromax T
- Andromax Tab 8.0
- Andromax U3
- Andromax Z
- Andromixx Pixcom
- aneh
- angiogenesis
- angry birds rovio
- animasi
- antariksa
- antena
- anti virus
- antropologi
- apache
- APK
- aplikasi
- aplikasi android
- aplikasi facebook
- aplikasi kamera
- aplikasi office
- aplikasi terbaru
- Aplikasi web
- App Cache Cleaner
- apple
- Arapaima
- archos
- arkeologi
- ARM cortex
- ART
- arti kata
- Arwana
- asam amino
- asha
- Asha 230
- asteroid
- astrofisika
- astronomi
- astronomi dalam Al qur'an
- astronot
- Asus
- ASUS MeMo Pad
- ASUS Transformer
- ASUS Transformer Book Duet TD300
- ASUS ZenFone 2
- Asus ZenFone 4
- atlantis
- ATM
- atmosfir
- attack kit
- audio codec
- AVG
- axelo
- babi
- bada os
- bahan bakar
- bahasa C++
- bakteri
- bandros
- bandwidth
- banner
- baterai
- bbm
- bbm for android
- bbm gingerbread
- BBM lumia
- bencana
- bencana alam
- bengkel
- berita
- berita teknologi
- best-seller
- biji asam
- binatang
- bintang
- biodiesel
- biografi
- biologi
- biomaterial
- biomedis
- bionik
- Bionz
- BIOS
- bisnis
- bisnis online
- bisphosphonates
- black hole
- blackberry
- blackberry 10
- blackberry code
- blackberry messenger
- blackberry playbook
- Blackberry Z3
- blogger
- BlueStacks
- BlueStacks App Player
- bluetooth
- BMW
- board
- bola
- booting
- borland
- botnet Zeus
- bottleneck
- broadband
- Broadcom
- browser
- bts
- buku
- buku digital
- bulan
- bumi
- buruh
- burung
- Cache
- canggih
- Canon EOS
- canonical
- capital inflow
- cara instal wine di linux mint
- cara instal wine menggunakan terminal
- CEO google
- cerita bijak
- CES 2014
- charger
- chart
- chat
- china
- chip
- chrome
- chrome os
- Chromebook
- chromecast
- Cinnamon
- cinta
- citra
- cloud computing
- coding
- Coelacanth
- cognitive computing
- ColorOS
- computer
- Computer monitor
- corby
- core
- coronal hole
- CPU
- css
- cuaca
- Custom ROM
- cyanobacteria
- CyanogenMod
- cyber crime
- CyberShot
- cyborg
- daftar software terbaik
- Dalvik
- dasar-dasar android
- data center
- dell
- demografi
- dermatology
- desain
- diabetes
- did you know?
- directx
- dirgantara
- discovery
- display
- distro linux
- dns
- do you know?
- domain
- Dong Nguyen
- doodle
- down syndrome
- download
- download gratis
- download program terbaru
- drive
- driver
- DSLR
- dual boot
- dual core
- dukun
- dunia
- dunia islam
- dunia satwa
- e-ktp
- e-learning
- E-TLE
- E.sakazakii
- E7
- earth
- EFI System Partition
- Egoistis
- ekonomi
- Electronic Traffic Law Enforcement
- emas
- Emulator
- emulator android
- energi
- environment
- enzim
- Eric Schmidt
- Error Instalasi
- Eseries
- EVDO
- evolusi
- Exmor
- exynos
- Exynos 5 Octa
- Facebook Lite
- farmasi
- FBI
- fenomena alam
- fiber optik
- fiksi ilmiah
- film
- filosofi
- filsafat
- finlandia
- firefox
- firefox os
- firewall
- firmware
- fisika
- fisiologi
- fitur baru google
- Flappy Bird
- flashdisk
- flickr
- flu
- flu burung
- fobia
- forensik
- format gambar
- fosil
- foto
- Foto Editing
- fotografi
- freeware
- frekuensi
- Frilled Shark
- froyo
- fujitsu
- furcula
- G Pad 8.3
- gadget
- Galaxy ACE 2
- Galaxy Ace 4
- Galaxy Ace Style
- Galaxy Camera
- galaxy core
- galaxy gear
- Galaxy GRAND
- Galaxy Grand 2
- Galaxy J
- galaxy mega
- galaxy note
- galaxy note 10.1
- galaxy note 2
- galaxy note 3
- Galaxy Note 3 Neo
- Galaxy NotePro 12.2
- galaxy round
- galaxy s3 mini
- Galaxy S3 Slim
- Galaxy S4 Active
- galaxy s4 mini
- Galaxy S4 Zoom
- Galaxy S5
- Galaxy S5 Zoom
- galaxy tab
- galaxy tab 3
- galaxy tab 3 kids
- Galaxy Tab 3 Lite
- galaxy trend
- galaxy win
- galaxy Y
- galaxy young
- gambar GIF
- game
- game online
- GamePad
- gangguan tidur
- gaya angkat
- gaya hidup
- Gear 2 Neo
- Gear Fit
- gelombang radio
- gempa
- gen
- genetik
- geodynamo
- geofisika
- geografi
- geologi
- Gigabyte
- Gigabyte Tegra Notes 7
- gingerbread
- Global Positioning System
- gmail
- google adsense
- Google Books
- Google Cast API
- Google Chrome
- google drive
- google glass
- google keep
- google maps
- Google Nexus
- google now launcher
- Google Play Edition
- google play for education
- google play store
- Google Smartwatch
- Google Summer of Code
- google+
- googleX
- GPS
- GPS Status & Toolbox
- GPU
- grafik
- grafologi
- graphics card
- greenpeace
- gsm
- gunung api
- H.265
- H7N9
- hacker
- hacking
- Hagfish
- Haier Maxx
- handphone
- handphone terbaru
- handset
- hangouts
- haram
- harddisk
- hardisk
- hardware
- harga axelo
- harga memory
- harga nexus 4
- harga suzuki axelo
- harga suzuki shogun axelo
- helicopter
- heliosphere
- hewan beracun
- hinode
- hipersonik
- hisense
- Hisense X1
- honami
- honda
- hormon
- hosting
- hotspot
- HP
- hp android terbaru
- Hp Cina
- HP Slate7 Extreme
- HP Slate7 Plus
- hp terkecil
- HTC
- HTC Desire 500
- HTC Desire XC
- htc one
- HTC One M8
- HTC One Max
- htc one mini
- HTC One SC
- HTML
- html5
- Huawei
- Huawei Ascend Mate
- Huawei Ascend P1
- Huawei Ascend W1-C00
- hukum
- humanoid
- hybrid
- IBEX
- IBM
- ice cream sandwich
- iconia
- Iconia A3
- idm
- ikan
- ikan prasejarah
- iklan adsense
- iklim
- ilmu
- ilmu komputer
- ilmu nujum
- ilmuwan
- ilusi optik
- IMO
- india
- indonesia
- indosat
- industri
- info
- infoggraphic
- inggris
- inovasi
- insomnia
- inspirasi
- inspirator
- instal
- intel
- Intel Atom
- internasional
- internet
- iOS
- ios7
- IP address
- iPad
- iPad 2 apple
- iPad 4
- iPad Air
- iPad mini
- iPhone
- iphone 5c
- iphone 5s
- iPhone 6
- iPhone murah
- ips
- IQ
- islam
- ISP
- ISS
- istilah
- ITB
- J2ME
- James Montgomery
- janin
- jantung
- jaringan
- java
- Java Development Kit
- Java Virtual Machine
- javascript
- jejaring sosial
- jelly bean
- jepang
- jerman
- jet tempur
- jin
- JPEG
- K-Lite Codec Pack Mega
- kaca mata 3d
- kaldera
- kamera
- Kamera NX30
- kamera ultrapixel
- kanker
- karir
- kartu grafis
- kata bijak
- kata hikmah
- kata motivasi
- kawasaki
- keajaiban alam
- keamanan
- kebencian
- kehidupan
- kelenjar pituitary
- KEMKOMINFO
- kendali intuitif
- kepribadian
- keracunan
- kernel android
- kernel Linux 2.6.38
- kesehatan
- Ketakutan
- keuangan
- keyboard
- Kickstarter
- kimia
- kisah
- KitKat
- kode rahasia
- komparasi
- komputer
- Komputer Android
- komputer forensik
- komputer kognitif
- komputer portabel
- komputer rakitan
- komputer tablet
- konsep
- konsol game
- kontrol gerak
- korea
- kosmologi
- kota yang hilang
- kriminal
- krisis ekonomi
- kromosom
- kuku
- kustom ROM
- lalulintas
- LAN
- Lancetfish
- langit
- laptop
- laptop terbaru
- Larry Page
- laser
- laut
- layanan awan
- layar
- layar fleksibel
- layar transparan
- lcd
- lemak
- lenovo
- Lenovo A10
- Lenovo A8-50
- Lenovo A805e
- Lenovo A850+
- Lenovo A859
- Lenovo Golden Warrior
- Lenovo K7T Kingdom
- Lenovo S650
- Lenovo S660
- Lenovo S898T
- Lenovo S930
- Lenovo Vibe Shot
- Lenovo Vibe X
- Lenovo Vibe Z
- lensa
- LG
- LG G Pad 8.3
- LG G Watch
- LG G2
- LG Optimus
- LG Optimus L1 II
- life style
- lingkungan
- linux
- Linux Mint
- LIPI
- List of Ubuntu releases
- listrik
- low-end
- LTE
- luar angkasa
- lucu
- lumia
- lumia 1020
- lumia 1520
- Lumia 525
- lunar perigee
- maag
- Mac OS
- Mac Pro
- Macbook Pro
- makanan
- makrokosmos
- malas
- Malaysia
- malware
- manajemen
- manual update
- manusia
- maps
- mario teguh
- mars
- masakan
- Master Boot Record
- mata
- matahari
- MATE
- matematika
- medan magnet
- media player
- media streaming
- MediaPad 7 Youth
- medis
- MeeGo
- Meizu
- Meizu MX3
- memory
- mendengkur
- mengapa
- Mengasihani diri
- merapi
- merkurius
- mesin
- mesir
- messenger
- microsoft
- Microsoft Kinect
- microsoft office
- middle-of-the-night insomnia
- mikrobiologi
- mikrokosmos
- mineral
- mini pc
- minyak
- minyak goreng
- misteri
- MIT
- Mito
- mobil
- mobile
- mobile game
- Mobile Hotspot
- mobile technology
- modem
- modem baseband
- molekul
- monitor
- moral
- motherboard
- Moto 360
- Moto G
- moto x
- motoGP
- motor
- motorola
- mouse
- mozilla
- ms word
- mualaf
- multi-core
- Multi-core processor
- musik
- MySQL
- nanopartikel
- nanoshell
- nanoteknologi
- nanowires
- narkoba
- Narsistik
- nasa
- nasional
- nationalgeographic
- Natty Narwhal Transmission 2 ubuntu
- Near Field Communication
- nebula
- netbook
- new
- New Andromax I
- New Andromax V
- new technology
- newkia
- news
- nexian
- Nexus
- nexus 10
- nexus 4
- Nexus 5
- Nexus 6
- nexus 7
- Nexus 9
- nfc
- nintendo
- nirkabel
- nocturnal awakenings
- nokia
- nokia android
- Nokia Asha series
- Nokia Normandy
- Nokia X
- Nokia X+
- Nokia XL
- notebook
- nuklir
- nvidia
- NVIDIA Quadro K6000
- Nvidia Tegra
- obat
- Octa-Core
- office 365
- Office Mobile
- online storage
- open source
- opera
- opera mini
- operating sistem
- opini
- Oppo
- OPPO Find 5 Mini
- Oppo Find 7
- Oppo Find 7a
- Oppo N1
- Oppo N1 MinI
- Oppo R1
- Oppo R5
- Oppo R833T
- Optical Character Recognition
- optik
- Oracle
- orange
- orion
- os
- os bada
- osama
- osteoporosis
- otak
- otomotif
- otomotiv
- overclock
- Overclocking
- Ovi Store
- ozon
- padfone
- paleontologi
- panasonic
- parasit
- partikel
- partisi
- Patofisiologi
- pc game
- pelarangan babi
- pemrograman
- penawar racun jiwa
- pencarian
- pendidikan
- penelitian
- penemu
- pengawetan
- pengetahuan umum
- penuaan
- penyakit
- penyakit ikan
- penyimpanan di awan
- Personal computer
- pesawat masa depan
- pesawat siluman
- pesawat terbang
- pesawat udara
- peta indonesia
- phablet
- phising
- phone
- photoshop
- photothermal
- PHP
- pilkada
- planet
- plastik
- playstation
- PNG
- pohon
- Pokemon Go
- politik
- polusi
- Polypterus Senegalus
- polytron
- ponsel
- Ponsel 4K
- ponsel android terbaik
- ponsel android terbaru
- ponsel china
- ponsel murah
- pornografi
- Pre-order
- Precise Pangolin
- presentasi
- printer
- printer 3-D
- privacy
- profil
- program
- programing
- programmer
- project loon
- project tango
- prosesor
- protokol
- PS2
- PS3
- PS4
- psikologi
- pssi
- quad-core
- Qualcomm Snapdragon 800
- Quickoffice
- qwerty
- racun
- radiasi
- radio zigbee
- radioaktif
- RAM
- ramah lingkungan
- ramalan bintang
- Rasa rendah diri
- Raspberry Pi
- RC6 LibreOffice 3.3.1
- Realitas
- recovery
- religi
- remaja
- remote control
- remote komputer
- renungan
- Repeater
- resep masakan
- review
- review axelo
- review suzuki axelo
- riset
- robot
- rokok
- root
- router
- Rterg
- ruang angkasa
- rumor
- rupiah
- s-40
- safety car
- sains
- sampah
- samsung
- samsung ativ Q
- Samsung Galaxy
- Samsung Galaxy Alpha
- Samsung Galaxy Beam 2
- Samsung Galaxy Camera 2
- Samsung Galaxy Core 2
- Samsung Galaxy Note
- samsung galaxy s
- samsung galaxy s 3
- Samsung Galaxy S2
- Samsung Galaxy S3 Mini
- samsung galaxy s4
- Samsung Galaxy S5 Mini
- Samsung Galaxy Star 2 Plus
- Samsung Galaxy Tab
- Samsung Galaxy Tab 3 Game Edition
- Samsung Galaxy Y
- Samsung Gear 2
- Samsung Gear Live
- Samuel Wilson
- sandi
- satelit
- satelit messenger
- Sawfish
- sayap
- sci-fi
- science
- scrip
- search
- security
- sejarah
- sejarah ponsel
- seks
- seks bebas
- sel
- selular
- semesta
- semut
- seni
- senjata
- seo
- sepakbola
- serangga
- serba-serbi
- Sergey Brin
- server
- Sigmund Freud
- simbol nasional
- sinar x
- sistem operasi
- Skimming
- sky
- Skype
- slider
- Slideshow
- smart card
- smartbird
- smartfren
- smartfren andro
- smartfren andromax
- Smartfren Andromax V
- smartphone
- smartphone proyektor
- smartphone-talbet
- SmartShot
- SmartTV
- smartwatch
- sms
- sms gratis
- snaptu
- social bot
- software
- software gratis
- software terbaru
- Sony
- sony ericsson
- Sony Xperia E
- Sony Xperia E1
- Sony Xperia L
- sony xperia M
- Sony Xperia Tablet Z
- sony xperia z
- Sony Xperia Z1 Compact
- space
- spam
- spammer
- spektakuler
- spesifikasi suzuki axelo
- sport
- Stagnasi
- steve jobs
- street view
- Sturgeon
- suhu bumi
- superkomputer
- supermoon
- supersonik
- suplemen
- surface
- suzuki
- Suzuki Hayate 125
- suzuki shogun axelo
- symantec
- symbian
- system maintenance
- tablet android
- tablet gaming
- tablet khusus anak
- tablet murah
- tablet pc
- tablet terbaru
- tablet termurah
- tablet tv
- taman nasional
- tanaman
- tcp/ip
- TeamViewer
- tegra 2
- tegra 4
- Tegra Note
- teknologi
- teknologi baru
- teknologi bionik
- teknologi kamera
- teknologi masa depan
- teknologi nano
- teknologi nirkabel
- teknologi terbaik
- teknologi terbaru
- teknologi zaman dahulu
- temperatur
- tenaga surya
- tentang android
- teroris
- tesla
- test
- test psikologis
- Tethering
- Thomas Zilliacus
- tidur
- tilang
- timnas
- tips
- tips kesehatan
- tips trik
- tizen
- toko online
- tokoh
- toleran
- tool
- toolkit
- toshiba
- TouchLess Control
- touchpad
- touchscreen
- Transformer Pad TF701T
- Transparent Displays
- travel
- trigonometri
- tsunami
- tubuh manusia
- tulang
- tumor
- tutorial blog
- tweak android
- ubuntu
- Ubuntu 11.04 Alpha 3
- Ubuntu 12.04.3 LTS
- ubuntu 13.10
- ubuntu edge
- UEFI
- ufo
- ulang alik
- ulat
- Ultra high definition television
- ultrabook
- UltraSharp
- Uncle Sam
- Unified Extensible Firmware Interface
- unik
- universe
- unix
- update
- upgrade gingerbread ke jellybean
- upgrade manual
- UPS
- usb
- usb OTG
- USGS
- utilities
- Vibe X2
- video
- video 4K
- video call
- video codec
- virus
- virus ebola
- virus trojan
- vitamin
- vivo
- voice
- voip
- VP8
- vp9 codec
- VPN
- wabah
- wallpaper
- WAT
- water proof
- Web browser
- web desain
- web kit
- web site
- webcam
- webM
- WebOS
- WebP
- wi-fi
- wifi
- wikileaks
- wikipad
- windows
- windows 10
- windows 7
- windows 8
- windows 8.1
- windows blue
- Windows Phone
- windows phone 7.5
- windows phone 8
- windows RT
- windows xp
- wireless
- Wireless Charging
- wishbone
- WP7
- xampp
- XBox
- xenon
- Xiaomi
- Xiaomi Mi3
- XiaoMi Redmi Note
- xperia
- Xperia C3
- Xperia E3
- Xperia T2 Ultra
- xperia z ultra
- xperia z1
- Xperia Z3
- yahoo
- yamaha
- yogya
- yotaphone
- youtube
- yuri gagarin
- ZenFone 5
- ZenFone 6
- ZTE




























